Pendidikan & Kesehatan

Gaji Guru Sukarelawan di Bangkalan Sangat Kecil

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan (dok).

Bangkalan (beritajatim.com) – Jumlah guru Sukarelawan (Sukwan) di Kabupaten Bangkalan, cukup banyak dan melebihi jumlahnya guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sayangnya, upah yang diberikan hingga saat ini masih di bawah angka separuh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Melihat kondisi ini, komisi D DPRD Bangkalan, sebagai mitra Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan peninjauan langsung ke 18 kantor Koordinator Wilayah (Korwil) agar seluruh sekolah dapat memberikan gaji yang lebih layak kepada guru sukwan.

Ketua komisi D Nur Hasan mengatakan, bahwa 50 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk belanja pegawai.

“Artinya, sekolah memiliki wewenang untuk memberikan gaji sukwan lebih banyak karena bisa menggunakan dana BOS sampai 50 persen,” terangnya, Rabu (25/2/2021).

Sementara itu, Sekretaris Disdik setempat, Zainul Qomar menegaskan, jika pemberian kesejahteraan guru Sukwan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan sekolah.

“Kami tentu mendukung, namun juga perlu diperhatikan kemampuan sekolah untuk memberikan kesejahteraan tersebut,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau agar seluruh sekolah memberikan gaji Sukwan yang layak. Sebab, tenaga yang dikeluarkan oleh guru Sukwan sama dengan guru PNS.

“Harapan kami semoga dapat meningkatkan upah Sukwan yang minim dan menjadi lebih manusiawi,” tandasnya. [sar/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar