Pendidikan & Kesehatan

Forkopimda Lamongan Targetkan Herd Immunity Selesai Oktober

Lamongan (beritajatim.com) – Selama PPKM Level 1 ini, setiap hari Forkopimda Lamongan tak henti-hentinya terus menggelar vaksinasi. Hal itu dilakukan demi mempercepat capaian herd immunity 70 persen yang ditargetkan pada Oktober 2021 mendatang selesai.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, bahwa pada hari ini saja, di Kabupaten Lamongan telah digelar kegiatan vaksinasi massal dengan total 5000 vaksin di 5 titik yang berbeda.

“Guna mempercepat capaian herd immunity 70 persen, tiap harinya kita terus gencar melakukan vaksinasi. Hari ini ada 5 titik lokasi, yakni di Samsat, Pondok, dan beberapa lokasi lainnya secara masal,” ungkap Bupati yang akrab disapa Bupati YES tersebut, Sabtu (11/9/2021) siang ini.

Bupati YES bersama Kapolres Lamongan saat meninjau Vaksinasi Merdeka di Samsat Mapolres Lamongan, siang ini.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Lamongan tersebut juga menuturkan, bahwa seiring dengan tingginya antusias warga yang ingin divaksin, capaian vaksinasi di Lamongan saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Capaian vaksinasi saat ini di Lamongan di angka 34 persen, kami menargetkan dalam sehari warga bisa tervaksin sebanyak 23 ribu. Semoga hal ini dapat tercapai. Jangan sampai ada warga yang tidak mau divaksin, stoknya Insya Allah ada,” tuturnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana menyampaikan, pihaknya optimis bahwa target 23 ribu dosis vaksin tersebut bisa tercapai. “Besar harapan kami, tentu kami sangat optimis bahwa target yang sudah direncanakan tersebut bisa tercapai,” tandas AKBP Miko saat meninjau vaksinasi merdeka di samping Samsat Polres Lamongan.

Selain itu, demi menciptakan kenyamanan warga saat mengikuti vaksinasi dosis pertama jenis Sinovac ini, AKBP Miko mengatakan, Polres Lamongan telah menyediakan gerai vaksin dengan desain ruangan yang berbeda, yakni bilik vaksin bagi laki-laki dan perempuan dipisahkan. Bilik tersebut, lanjut AKBP Miko, masing-masing berukuran 2×2 meter.

“Selain menggencarkan kegiatan vaksinasi ini, kita juga mengutamakan pelayanan prima untuk warga yang divaksin. Kami pisahkan antara yang laki-laki dan perempuan. Di masing-masing bilik itu ada tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan vaksin. Nakesnya pun juga kita bedakan, antara laki-laki dan perempuan,” paparnya.

Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi untuk divaksin, AKBP Miko mengimbau agar warga yang datang untuk divaksin bisa tertib. Pihaknya juga berterimah kasih kepada seluruh jajaran yang sudah mendesain vaksinasi dengan baik demi mengurangi insiden yang tidak diinginkan.

“Mari bersama sama untuk menyukseskan vaksinasi menuju Indonesia sehat. Meski Kabupaten Lamongan telah masuk PPKM level 1, kami harap masyarakat supaya tidak lengah dan selalu disiplin menerapkan prokes dan 5 M,” pungkasnya. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar