Pendidikan & Kesehatan

FK Unair Jadi Tuan Rumah CIMSA, Adakan Clinical Physic ke Posyandu Lansia

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menjadi tuan rumah dari acara tahunan CIMSA (Center For Indonesian Medical Student Activities). CIMSA merupakan gabungan dari 25 Universitas yang memiliki Fakultas Kedokteran se Indonesia.

Kali ini CIMSA mengangkat tema: Breaking The Stigma of Dementia to Lead a Fulfilling Life. Kegiatan ini bernama IDT (Indonesian Disease Today) dan pada hari ini salah satu rangkaian acaranya adalah Clinical Physic ke Posyandu Lansia, Sabtu (7/3/2020) di Puskesmas Wage Jojoran 1 Surabaya.

Menyasar Lansia kecamatan Wage, sebanyak 101 mahasiswa dari 25 universitas ini melakukan pemeriksaan kesehatan, anamnesis dan pemeriksaan fisik gratis. Selain itu karena tema besar adalah demensia, para lansia ini diberikan screening MMSA yakni screening untuk mengetahui kemungkinan terjadinya demensia.

Amanah Fatmadani, selaku ketua panitia acara dari FK Unair mengatakan bahwa dalam acara ini juga ada berbagai kegiatan ekstra lainnya seperti penyuluhan dari Puskesmas Wage, melukis diatas dompet atau pouch, games, senam ingatan, dan konsultasi dengan psikiatri.

“Nanti ada konsultasi bagi lansia terkait demensia yang dialami oleh para lansia ini. Saya rasa tema ini sesuai dengan apa yang terjadi pada kehidupan saat ini,” ungkap mahasiswi semester 6 ini.

Selain itu delegasi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sinta Indriyani mengatakan bahwa dengan mengikuti kegiatan ini ia mendapat banyak pengalaman langsung dari penyakit penyakit yang dekat dengan kehidupan sehari hari. “IDT nya sudah menarik, jadi pingin tahu ecara lebih dekat. Selain itu saya juga jadi punya banyak koneksi,” tukas Shinta.

Disisi lain Pak Darni (95 th) mmenyatakan senang ada kegiatan ini, menurutnya kegiatan seperti ini sangat berguna karena lansia bisa diajak olahraga dan bersenang senang. “Karena lansia saya ikut, kegiatan ini membuat kami gembira karena ada olahraga. Saya dideteksi kesehatannya, katanya sehat. Acaranya tentang pikun, Alhamdulillah saya tidak pikun karena sejak zaman Jepang tahun 42 saya sudah rajin olahraga di pukul 4 pagi,” terang Darni, lansia yang mengikuti kegiatan ini. [adg/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar