Pendidikan & Kesehatan

FK Jadi Suport Sistem Pertama Unair Menuju 500 WCU

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sebagai salah satu garda depan dalam menyuport Unair dalam meraih misi 500 World Class University (WCU). Sejalan dengan tujuan mulia tersebut, Dekan FK Prof dr Soetojo mengatakan bahwa fakultasnya mencapai cukup banyak progress di 2019 ini.

Capaian FK Unair mengalami kemajuan dibandingkan tahun lalu. Salah satunya dengan progres publikasi jurnal dan artikel ilmiah yang terindeks dalam Quality Standart 1 yang melebihi target, yakni mencapai 122 artikel terpublikasi, dari target 2019 yang hanya 99 artikel.

“Ya banyak lah capaian kita, semuanya naik dari tahun sebelumnya. Alhamdulillah kita menjadi support sistem nomer satu Universitas yang berkontribusi dalam pencapain WCU,” ujarnya, Jumat (27/12/2019).

Selain meningkatkan capain publikasi, FK Unair juga terus meningkatkan kualitas secara akademik dengan mendorong dosen NIDK (Nomer Induk Dosen Khusus) untuk terus berpacu dalam ranah akademik dan berkesempatan menjadi guru besar. Dosen NIDK merupakan dosen pendidik klinis yang berpraktik di rumah sakit, puskesmas atau di fasilitas kesehatan lainnya yang berbasis di Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi.

Saat ini di FK Unair terdapat setidaknya 60 Guru Besar berstatus NIDN (Nomer Induk Dosen Negara), yakni dosen dibawah naungan Kemendikbud. Prof Soetojo pun mengatakan bahwa di fakultasnya saat ini perbandingan NIDK dan NIDN dinilai setara. “Ya, jumlahnya 50:50, kami juga memberikan kesempatan seluas luasnya bagi dosen klinik untuk menjadi guru besar,” ungkapnya.

Selain memiliki 60 Gubes, FK juga memiliki 100 doktor dari total 420 dosen. FK Unair hingga 2019 juga memiliki 12 Adjuct Professor dari berbagai Universitas terkemuka dunia. Sebanyak 98,8 persen progam studi di FK Unair juga telah terakreditasi A.

Dengan segudang capaian dari FK Unair, Jumat (27/12/2019), FK meresmikan papan nama baru yang bertengger di depan halaman kampus hijau tersebut. Diresmikan langsung oleh Dekan, Prof Soetojo. Ia berharap, dengan papan nama baru fakultas tersebut FK Unair lebih dikenal masyarakat.

“Selama ini mungkin bagi dokter sudah tahu di mana FK itu, tapi bagi orang awam banyak yang tidak tahu di mana FK itu, semoga dengan ini FK Unair lebih dikenal masyarakat luas,” pungkas Prof Soetojo. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar