Pendidikan & Kesehatan

Faktor Penyebab Tingginya Angka Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan

Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Farid Anwar.

Pamekasan (beritajatim.com) – Kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona, menjadi salah satu faktor penyebab meroketnya angka warga terinfeksi Covid-19, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut lepas dari tingginya angka pasien positif maupun status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), terlebih saat ini jumlah pasien positif di Pamekasan mencapai angka sebanyak 38 orang. Meliputi sebanyak 21 orang tengah menjalani perawatan, 9 orang sembuh, serta sebanyak 8 orang lainnya meninggal dunia.

Peningkatan serupa juga terdapat pada status PDP, di mana saat ini total status PDP cercatat sebanyak 71 orang dengan rincian sebanyak 47 orang dalam pengawasan, sebanyak 12 orang dinyatakan selesai pengawasan, serta sebanyak 12 orang lainnya meninggal dunia, termasuk satu PDP baru asal Pademawu.

“Peningkatan angka pasien positif ini disebabkan karena banyak faktor, terutama kedisiplinan masyarakat dalam mencegah penularan virus. Bahkan masyarakat juga tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan, seperti pakai masker hingga penerapan physical distancing,” kata Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Farid Anwar, Minggu (7/6/2020).

foto/ilustrasi

Selain itu, pihaknya tetap komitmen untuk memberikan yang terbaik guna mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah. Namun hal tersebut harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk bersama melakukan berbagai upaya pencegahan, sekaligus memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Berbagai upaya maupun program sudah kami lakukan bersama Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, tapi hal itu akan menjadi sia-sia jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan beragam edaran yang dikeluarkan pemerintah,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan solusi terbaik demi memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. “Jadi kami mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Pamekasan, agar bersama mematuhi anjuran pemerintah tentang pencegahan penyebaran Covid-19,” imbaunya.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Salah satunya dengan cara mengindahkan berbagai protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, himbauan tersebut juga disampaikan sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan terhindar dari penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan cara mengenakan masker hingga menerapkan physical distancing.

Sementara untuk status Orang Dalam Pantauan (ODP) terdapat sebanyak 479 orang, terdiri dari sebanyak 466 orang dinyatakan selesai dilakukan pemantauan, serta sebanyak 13 orang lainnya tengah dalam pantauan Tim Satgas Covid-19. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar