Pendidikan & Kesehatan

Empat Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Tanpa Gejala

Sumenep (beritajatim.com) – Keempat warga Sumenep yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut termasuk dalam orang tanpa gejala (OTG).

Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr Andre Dwi Wahyudi, Sp Paru menjelaskan, keempat pasien tersebut merasa sehat dan tidak ada gejala. “Itu yang menyebabkan mengapa Sumenep dari zona hijau langsung zona merah. Tanpa melewati kuning atau PDP,” terangnya.

Ia menjelaskan, selama ini pasien ODP telah mengikuti isolasi 14 hari dan dalam pemantauan tenaga medis. “Rata-rata setelah masa isolasi berlalu, mereka sehat tanpa gejala. Ada yang dilakukan rapid test, ternyata hasilnya juga negatif,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, M. Juhedi menjelaskan, keempat pasien terkonfirmasi positif tersebut merupakan peserta pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada tanggal 9-18 Maret 2020.

Ia menceritakan, setelah pelatihan, seluruh peserta melakukan rapid test. Ternyata hasilnya negatif. Kemudian mereka sempat mengikuti rapid test kedua kalinya, hasilnya juga negatif.

“Baru sekitar 10 hari lalu ada edaran kembali dari Kanwil agar calon petugas haji melakukan rapid test kembali. Itu yang kemudian hasilnya positif. Setelah dilanjutkan ke swab, ternyata 4 orang terkonfirmasi positif,” terangnya.

Keempat orang yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan petugas haji. Dua dari Kemenag, dan dua merupakan tenaga medis dari Dinas Kesehatan. Dari empat pasien positif tersebut, dua diantaranya tinggal di Kecamatan Kota, satu di Kecamatan Saronggi, dan satu lagi dari Kecamatan Rubaru. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar