Pendidikan & Kesehatan

Empat Buku Rayakan Setengah Abad Perhepi Diterbitkan di Jember

Jember (beritajatim.com) – Empat buku diluncurkan para dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk merayakan 50 tahun Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi).

Buku pertama berjudul Analisis Kuantitatif: Konsep dan Aplikasi untuk Permasalahan Penelitian Agribisnis, karya Profesor Yuli Hariyati, Rena Yunita Rahman, dan Ahmad Zainuddin. Buku ini diharapkan menjadi panduan bagi mahasiswa dan akademisi dalam menganalisis permasalahan pertanian dengan metode kuantitatif.

Buku berikutnya ditulis dua mantan Ketua Umum Perhepi, yakni Rudi Wibowo, guru besar Fakultas Pertanian Universitas Jember yang menjabat Ketua Perhepi periode 2007-2011, dan Bayu Krisnamurthi, dosen Institut Pertanian Bogor, Ketua Perhepi dua periode, dari 2011 hingga 2017. Buku ini berjudul Perkembangan Kelembagaan dan Perilaku Usaha Koperasi.

Rudi mengatakan, buku ini terinspirasi disertasinya di IPB dua dasawarsa silam. “Kemudian kami perkaya dengan data dan fakta saat ini. Harapannya, buku ini menjadi sumbangsih kami dalam menjawab permasalahan bagaimana meletakkan koperasi di saat ini, bagaimana seharusnya koperasi di masa depan, serta bagaimana menjadikan koperasi sebagai learning and growth organization bagi petani dan UMKM,” katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokoler Unej.

Buku ketiga adalah karya Evita Soliha Hani, Illia Seldon Maghfiroh, dan Indah Ibanah yang berjudul Manajemen Pemasaran dan Rantai Pasok Agribisnis. Buku ini menitikberatkan pembahasan pada pemasaran hasil pertanian yang memiliki perbedaan dengan produk lainnya. Buku ini dilengkapi ulasan mengenai manajemen rantai pasok dan penciptaan nilai tambah produk pertanian.

Buku terakhir yang dibahas adalah buku berjudul Manajemen Pengambilan Keputusan Agribisnis karya Rudi Wibowo, Luh Putu Suciati, Intan Kartika Setyawati, dan Ahmad Zainuddin. “Kami berharap empat buku karya akademisi di Fakultas Pertanian Universitas Jember dapat menambah khazanah ilmu pertanian di Indonesia, sekaligus mendorong para dosen lainnya untuk turut aktif menulis buku,” kata Dekan Fakultas Pertanian Sigit Soepardjono. [wir]

Apa Reaksi Anda?

Komentar