Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Emil: Upaya Preventif dan Protektif Agromedicine Tingkatkan Kualitas Kesehatan Petani

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menjadi narasumber pada 4th International conference on Agromedicine and Tropical Diseases (ICATD) yang diselenggarakan fakultas kedokteran Universitas Negeri Jember  Selasa (13/9/2022).

Mengangkat topik pembahasan Emerging viral diseases and The Challenges in Agromedicine. Conference ini diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri serta dilakukan secara hybrid (daring-luring)

Pada kesempatan itu, Emil menyampaikan bahwa Pemprov Jatim telah belajar dari pandemi Covid-19 dan memiliki kesiapan dalam menghadapi wabah penyakit menular. “Berkaca dari pengalaman kami pada penanganan pandemi Covid 19, kami memiliki kesiapan baik dari segi fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan serta penunjang lainnya,” ungkapnya.


Setidaknya ada tiga faktor yang mendukung penyebaran penyakit menular. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya preventif dan protektif di luar upaya penanganan utama akan meningkatkan kualitas kesehatan petani. “Ada tiga faktor yang berkontribusi dalam penyebaran penyakit menular, yakni agent, host, and enviroment. Sehingga, penting untuk dilakukan upaya preventif dan protektif,” jelasnya

Melanjutkan paparannya, Emil mengajak untuk melihat data pekerjaan di Kabupaten Jember bahwa proporsi pekerjaan yang ada di Kabupaten Jember didominasi dengan pertanian sebesar 15 persen.

“Kabupaten Jember sektor pekerjaan yang paling banyak adalah pertanian sebesar 15 persen, dimana 5 persennya adalah buruh tani. Sehingga, sektor agromedicine ini sangatlah penting bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat agro,” tukasnya.

Suami Arumi Bachsin menjelaskan, ada upaya preventif dan protektif yang dilakukan untuk memastikan kesehatan pekerja di sektor pertanian. Di Jawa Timur, lanjut dia, telah dilengkapi dengan pos upaya kesehatan kerja (Pos UKK) sebanyak 258, di Jember sendiri ada 11 pos UKK untuk menunjang upaya preventif dan protektif.

Emil mengapresiasi atas terselenggaranya International conference on Agromedicine and Tropical Diseases (ICATD). “Kami ucapkan selamat atas terselenggaranya conference ini, semoga mampu membawa dan memberikan rekomendasi yang baik bagi pengembangan agromedicine di Jawa Timur,” pungkasnya.

Turut hadir Iwan Taruna Rektor Universitas Negeri Jember dan jajaran, Kelley J. Donham university of Lowa, Peter Lundqvist Swedish University dan Susan Alison Brumby national center farmer health Australia. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar