Pendidikan & Kesehatan

Eks Kantor Dinkes Jombang Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat menyampaikan perkembangan PPKM Darurat, Kamis (8/7/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di Jombang, Jawa Timur, terus mengalami peningkatan. Untuk itu, Pemkab Jombang mengubah eks Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) menjadi tempat perawatan pasien Covid-19.

Hal itu diungkapkan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat menggelar konferensi pers terkait PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di Pendopo Kabupaten, Kamis (8/7/2021). Selain bupati, hadir pula Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Inf Triyono, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang Imran SH.

 

“Kita menambah ruang perawatan untuk pasien Covid-19. Yakni, eks Kantor Dinkes Jombang kita fungsikan untuk ruang perawatan. Jumlahnya 60 bed (tempat tidur). Kita juga membuka relawan untuk perawatan pasien,” kata Mundjidah.

Saat ini, lanjut Mundjidah, kantor yang berada di belakang RSUD Jombang tersebut belum bisa ditempati. Pasalnya, masih dilakukan penataan. “Insya Allah, eks Kantor Dinkes Jombang sudah bisa ditempati untuk ruang perawatan pasien Covid-19,” sambung Bupati Jombang.

Pada kesempatan tersebut Mundjidah juga menghimbau agar masyarakat tidak kendor dalam melaksanakan rrotokol kesehatan (prokes). Karena dengan munculnya varian baru Covid-19 tingkat penularan dan keganasan sangat tinggi.

Bupati juga meminta dukungan toga (tokoh agama) dan toma (tokoh masyarakat) untuk turut mendukung dan menyosialisasikan pelaksanaan PPKM Darurat. Juga mematuhi Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) Nomor 15,16 17 tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

Sementara itu, berdasarkan update di lama Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Rabu (7/7/2021) adalah penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 50 orang. Dengan begitu jumlah kasus kumulatif menjadi 5.660. Kemudian pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 28 orang, serta pasien meninggal nihil. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar