Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Dukung Percepatan, Pesantren Sunan Drajat Gelar Vaksinasi Massal Bagi Guru dan Masyarakat

Suasana saat pelaksanaan vaksinasi massal di lingkungan Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan pada Rabu, (7/7/2021).

Lamongan (beritajatim.com) – Sebagai salah satu pondok pesantren terbesar dan peninggalan Walisanga tertua di Indonesia, Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Paciran Lamongan yang diasuh oleh Prof. Dr. KH Abdul Ghofur mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam menjalankan percepatan pemerataan vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Humas PPSD Hasbullah Arif M.Pd yang juga mewakili pengasuh mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat setuju dengan dilaksanakannya vaksinasi yang bertempat di PPSD. Menurutnya, program pemerintah ini sangat baik, karena selain mampu menebalkan imun dari para guru, santri pesantren dan masyarakat, hal itu juga mampu mendorong kehidupan yang sehat dan produktif.

“Kami sangat setuju sekali diadakan di Pesantren, karena di sini gurunya sangat banyak sekali, kurang lebih ada 1000-an guru. Artinya bahwa program pemerintah ini sangat baik, supaya guru di pesantren bisa sehat serta bisa mengajar murid dan santri dengan baik,” ungkapnya, Rabu (7/7/2021).

Menurut Hasbullah, berdasarkan data yang ia peroleh di PPSD, hingga hari ini terdapat 930 guru yang sudah tervaksin, masing-masing terdiri dari guru Madin, MI, SMP Negeri, MTs, SMK, dan MA, termasuk juga para dosen Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD). “Semuanya diperintahkan oleh Abah Yai, KH Abdul Ghofur agar para guru segera mengikuti vaksin. Supaya sehat dan lebih bisa fokus dalam mengajar,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap kepada seluruh masyarakat di Paciran, khususnya beberapa pesantren setempat agar turut mengikuti vaksin. Hal tersebut, imbuh Hasbullah, dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan di Lamongan.

“Ini merupakan ikhtiyar demi keselamatan jiwa kita, karena penularan Covid-19 ini sangat berbahaya. Dan juga para santri yang domisili di Pesantren nantinya juga diminta untuk vaksin semua,” imbuhnya.

Suasana saat pelaksanaan vaksinasi massal di lingkungan Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan pada Rabu, (7/7/2021).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tlogosadang Kecamatan Paciran, dr Diah Amini Amalia menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi yang digelar pada dosis pertama di halaman MA PPSD kali ini menyasar 250 orang. Bahkan, pihaknya juga akan melakukan vaksinasi dosis kedua pada 8 Juli besok.

“Alhamdulillah hari ini, sasaran sudah 250 orang. Sedangkan pada tanggal 11 Juni kemarin yang juga dilaksanakan di Pesantren ini sebanyak 200 Sasaran. Untuk yang dosis kedua, tanggal 8 Juli besok juga akan diikuti 200 sasaran yang bertempat di sini juga,” papar dr Diah.

Dengan dipilihnya lingkungan PPSD sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi, dr Diah menyebutkan, hal itu lantaran PPSD memiliki tempat yang sangat memungkinkan untuk dilaksanakannya vaksinasi, selain lebih kondusif di tempat ini juga dinilai memiliki lokasi parkir yang luas.

“Kami memilih tempat di Pondok Sunan Drajat karena tempatnya sangat memungkinkan, Alhamdulillah pihak pengasuh juga sangat mendukung. Antusias dari warga Banjarwati cukup tinggi, oleh karena itu agar tidak menimbulkan kerumunan, kita melakukannya di dua tempat, yakni di Balai Desa Banjarwati dan di Pondok sini,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, dr Diah mengatakan, bahwa vaksinasi ini diprioritaskan bagi warga yang berumur 19 tahun sampai lansia, terutama bagi guru pesantren dan juga masyarakat Desa Banjarwati Paciran. “Selain itu, kami juga tidak menutup kemungkinan jika ada dari warga lain yang ingin ikut divaksin. Kami persilahkan juga,” sambungnya.

Terakhir, Kepala Puskesmas Tlogosadang Paciran tersebut juga mengharapkan, nantinya pelaksanaan vaksinasi ini bisa lebih merata, diharapkan semua masyarakat bisa tervaksin, karena untuk mencapai herd immunity itu harus 70 persen dari warga Indonesia. “Maka kami berharap, semuanya mulai umur 12 sampai lansia bisa tervaksin semua. Agar kita bisa segera keluar dari pandemi ini,” tandasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar