Pendidikan & Kesehatan

Dua Jurusan Ini Paling Diminati di Universitas Brawijaya Dalam SNMPTN

Wakil Rektor I UB, Bidang Akademik, Aulani'am.

Malang(beritajatim.com) – Jumlah pendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur mencapai 30 ribu mahasiswa lebih. Adapun jurusan yang paling diminati adalah kedokteran dan manajemen.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Aulanni’am mengungkapkan, kuota penerimaan untuk jalur SNMPTN sebanyak 30 persen atau 4.300 dari total kuota keseluruhan sebanyak 14.310. SNMPTN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi melalui prestasi akademik. Di UB, beberapa prodi masih mensyaratkan adanya tes khusus selain nilai raport.

“Jumlah siswa yang lolos pada SNMPTN diseleksi langsung oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) berdasarkan urutan nilai dari masing-masing siswa di seluruh SMA di Indonesia,” kata Aul, Jumat, (28/2/2020).

Aul mengatakan untuk kuota jalur SBMPTN pada tahun ini sebanyak 40 persen atau sekitar 5.724. UB sudah menyiapkan 2000 komputer dan 170 komputer cadangan untuk mengantisipasi jika pada saat pelaksanaan terdapat UTBK akan dilaksanakan selama satu minggu terhitung mulai (20/4/2020 hingga (26/4/2020) dengan pembagian minat Soshum, Saintek, dan Gabungan.

UTBK akan terbagi atas 2 sesi setiap harinya. Untuk menyukseskan pelaksanaan UTBK, sudah dilakukan koordinasi dengan seluruh fakultas dilingkungan UB tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Sehingga pada tanggal 2 Maret semua sudah siap dan diharapkan tidak ada lagi pergantian tempat dan komputer pada pelaksanaan UTBK.

“Harapan kami siswa yang daftar SNMPTN dengan peluang kurang bisa daftar UTBK karena jika menunggu dia tidak bisa dapat tempat tes terdekat sehingga harus keluar kota,” ujar Aul.

Sementara itu, untuk Seleksi Mandiri UB (SMUB) pihaknya menetapkan kuota sebanyak 30 persen atau sekitar 4.286. SMUB akan dilaksanakan secara tulis ini agar siswa benar-benar fokus dengan prodi dan universitas yang akan dipilih,mengurangi jumlah pendaftar yang tidak melakukan daftar ulang, dan agar memberikan kesempatan siswa lebih menyeluruh.

“UB menyiapkan kuota mahasiswa baru sebanyak 14.300-an, memang hal ini ada penurunan dibandingkan tahun lalu yang menerima sebanyak 14.600an. Tetapi kita masih melihat karena akan berurutan setelah diketahui jumlah yang tidak mendaftar pada SNMPTN dan SBMPTN dan jumlahnya akan dikembalikan di SMUB seperti tahun lalu,” tandas Aul. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar