Pendidikan & Kesehatan

DRD Pamekasan Terima Banyak Masukan dan Saran

Pamekasan (beritajatim.com) – Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan mendapatkan masukan dari sejumlah perwakilan perguruan tinggi di wilayah setempat, khususnya dalam aspek meningkatkan inovasi program penelitian maupun pengabdian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan sejumlah perwakilan perguruan tinggi dalam kegiatan ‘Forum Riset; Riset untuk Rakyat’ yang dilaksanakan DRD Pamekasan secara virtual melalui aplikasi daring alias online yang dipusatkan di Kantor Bappeda Pamekasan, Jl Jokotole, Kamis (2/7/2020).

“Berdasar pemamaparan tadi (dalam bincang virtual), program penelitian ini hanya fokus pada bidang iptek dan sains. Sementara di lapangan justru sangat banyak masyarakat yang tidak bisa membaca al-Qur’an,” kata salah satu perwakilan STIU Al-Mujtama’, Samheri.

Kondisi tersebut sangat penting untuk dilakukan pendampingan sekaligus penelitian secara intens, sehingga fokus penelitian tidak hanya difokuskan pada bidang iptek dan sains semata. “Jadi selain penelitian terapan, juga sangat penting untuk dilakukan penelitian di bidang keagamaan dan lainnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan dari IAI Al-Khairat Pamekasan, Ridwan. Ia menyampaikan fokus penelitian semestinya juga harus melihat kondisi lokal Pamekasan. “Seperti kita tahu, di Pamekasan ini sebagian besar perguruan tinggi swasta dan terdiri dari berbagai rumpun bidang keilmuan berbeda,” kata Ridwan.

Suasana ‘Forum Riset; Riset untuk Rakyat’ yang digelar DRD Pamekasan bersama pimpinan dan perwakilan Perguruan Tinggi, Kamis (2/7/2020).

“Dari itu sangat perlu juga untuk mengakomodasi semua bidang keilmuan (tidak hanya fokus pada bidang iptek dan sains), salah satunya demi menjaga kelestarian perguruan tinggi lokal khususnya dalam bidang penelitian,” sambung dosen yang menjabat sebagai Ketua LPMI IAI Al-Khairat Pamekasan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap agar keberadaan DRD dapat memberikan peranan dan dampak positif demi percepatan pembangunan di Pamekasan. Salah satunya dengan terus melakukan koordinasi intens bersama perguruan tinggi di wilayah setempat.

“Keberadaan DRD ini merupakan angin segar bagi kita semua untuk terus meningkatkan sektor penelitian, namun tidak kalah penting kami juga berharap agar DRD ini benar-benar menjadi pelopor dan tidak hanya bertahan dalam hitungan waktu singkat,” harapnya.

Senada juga disampaikan perwakilan UNIRA Pamekasan, Moh Zali yang berharap ada hal inovatif yang dihasilkan DRD khususnya pada sektor penelitian. “Selama ini kami memang intens melakukan penelitian, bahkan salah satu hasil penelitian langsung kami hibahkan untuk kabupaten Pamekasan, salah satunya melalui program ‘Jhereghen Disa’,” jelasnya.

“Hal itu sengaja kami lakukan sebagai salah satu bentuk upaya kami memaksimalkan hasil penelitian yang sering kami lakukan, sehingga hasil penelitian yang kami dapat tidak hanya menjadi hasil literasi yang menumpuk di Perpustakaan,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar