Pendidikan & Kesehatan

Draf PSBB Tak Kunjung Disetorkan, Pemprov Terus Komunikasi dengan Malang Raya

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pengajuan draf Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Malang Raya belum juga sampai ke meja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Padahal, tiga kepala daerah di Malang Raya, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu telah sepakat.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, sampai dengan Jumat, (1/5/2020) kemarin draf PSBB belum masuk ke Pemprov Jatim. Dia mengungkapkan, untuk mendorong PSBB di Malang Raya segera diterapkan, Gubernur secara intens telah berkoordinasi dengan tiga kepala daerah di Malang Raya.

“Sampai dengan kemarin seperti informasi yang diberikan oleh ibu Gubernur surat PSBB itu belum diterima Pemprov Jatim. Ibu Gubernur terus berkomunikasi dengan kepala daerah di Malang Raya,” kata Emil, Sabtu, (2/5/2020).

Emil mengatakan, sebelum menerapkan PSBB tiga daerah di Malang Raya memang diwajibkan melakukan penilaian tentang kelayakan pengajuan PSBB. Setelah itu, tiga kepala daerah akan mempaparkan kajian PSBB dihadapan Pemprov Jatim sebelum diteruskan ke Kemenkes RI.

“Biasanya kita memang juga merujuk pada kajian epidemiologis yang dilakukan oleh tenaga medis. Seperti di Surabaya itu, Persatuan Rumah Sakit itu juga menyampaikan aspirasinya. Kita senantiasa memantau apa yang terjadi,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar