Pendidikan & Kesehatan

Draf Masuk Kemenkes, Malang Raya Kemungkinan Besok PSBB

Seketaris Daerah Jatim, Heru Tjahjono di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Malang Raya dilakukan oleh Seketaris Daerah Jatim, Heru Tjahjono bersama tiga perwakilan pemerintah daerah di Malang Raya di Bakorwil III, Malang, Senin, (11/5/2020). Pemprov Jatim melakukan koordinasi jelang penerapan PSBB.

Heru mengatakan, saat ini draf PSBB sudah masuk meja Menteri Kesehatan RI. Sesuai pengalaman PSBB di Surabaya Raya, bila draf sudah masuk ke Kemenkes kemungkinan besar PSBB akan diterapkan sehari kemudian. Atau PSBB di Malang Raya akan berlaku sejak, Selasa, (12/5/2020). “Draf PSBB Malang Raya sudah di Kemenkes pengalaman di Surabaya, PSBB bakal turun sehari setelahnya. Atau besok Selasa,” kata Heru, Senin, (11/5/2020).

Tiga daerah di Malang Raya, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang telah sepakat dalam penerapan PSBB. Heru mengungkapkan, kemungkinan besar rekomendasi PSBB akan turun Selasa pagi. Sehingga Pemda di Malang Raya diharapkan segera melakukan sosialisasi ke warganya.

“Oleh sebab itu, kemungkinan besok pagi sudah turun. Ada tahapan yang harus dilakukan yakni sosialisasi. Setelah PSBB turun ada tiga hari untuk sosialisasi, imbauan dan teguran,” papar Heru.

Heru menyebut, saat ini tiga Pemda di Malang Raya sedang menyusun peraturan untuk penindakan selama masa PSBB diberlakukan. PSBB akan diberlakukan selama 14 hari di wilayah Malang Raya.

“Kita saat ini sedang menyusun peraturan untuk tindakan (penertiban) saat PSBB diterapkan. Pesan bu Gubernur Ada titik yang harus diperhatikan, cek poin, tempat berkerumun dan pembatasan aktivitas manusianya sendiri,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar