Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Peringati Hardiknas

DPRD Surabaya: Insan Pendidikan Harus Optimalkan Bakat dan Merdeka Belajar

Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP, Khusnul Khotimah

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP, Khusnul Khotimah di momen Hardiknas mengatakan, insan pendidikan di Kota Pahlawan harus mengoptimalkan bakat siswa dan mampu mewujudkan merdeka belajar.

Khusnul menyebut Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan memiliki harapan besar agar pendidikan di Kota Surabaya semakin maju, mampu membawa anak muda Surabaya bertarung di dunia internasional.

“Insan pendidikan di Surabaya harus mampu mewujudkan merdeka belajar, untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia (SDM) Surabaya yang unggul, ulet, berkarakter dan bermartabat,” kata Khusnul di Surabaya, Jumat (13/5/2022).

Menurutnya, kurikulum merdeka belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan supaya para siswa dan mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya.

“Dan yang sangat penting dari merdeka belajar ini adalah muaranya para siswa dan mahasiswa mampu memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bangsa dan negara,” katanya.

Untuk mewujudkan cita-cita besar itu, dia menilai butuh usaha eksta dan memang tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti keterbatasan jumlah guru hingga kurangnya sarana dan prasarana pendidikan yang memadahi.

“Untuk mewujudkan merdeka belajar yang ideal memang tidak mudah. Sarana dan prasarana memang harus lengkap dan jumlah guru yang ideal. Namun kekurangan itu bukan menjadi penghalang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Harus terus bergerak menjadi bagian perubahan,” kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Mengutip stateman Presiden RI Joko Widodo, kata dia, dunia saat ini memang sedang dalam ketidakpastian oleh krisis, pandemi hingga perang. Namun pendidikan anak-anak tidak boleh terabaikan.

“Bapak Presiden bilang, melalui pendidikan kita menempuh jalan panjang untuk membangun identitas, karakter dan martabat bangsa Indonesia untuk menyambut masa depan yang lebih maju. Pesan Bapak Presiden itu memiliki makna yang sangat mendalam. Bahwa kita harus memperjuangkan pandidikan untuk menyambut masa depan yang lebih baik. Selamat Hari Pendidikan Nasional tahun 2022,” katanya.

Sebelumnya perlu diketahui, sejatinya peringatan Hardiknas selalu diperingati setiap 2 Mei. Ditetapkannya tanggal 2 Mei merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.

Berhubung pada 2 Mei 2022 berbarengan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama lebaran, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengeluarkan pedoman peringatan Hardiknas 2022 dilaksanakan pada 13 Mei 2022, bukan pada 2 Mei 2022 seperti biasanya. [asg/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar