Pendidikan & Kesehatan

Dosen Ubaya Buat Media Pembelajaran Mitigasi Bencana via AR

Surabaya (beritajatim.com) – Pengetahuan tentang mitigasi bencana bagi masyarakat Indonesia masih sangat minim. Listyo Yuwanto, S.Psi., M.Psi. selaku Dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) merancang media pembelajaran mitigasi bencana lewat Augmented Reality (AR) Learning & Information System (LIS) Volcano.

AR LIS Volcano merupakan salah satu bentuk media pembelajaran pendidikan bencana erupsi gurung berapi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi di era 4.0. Listyo Yuwanto menyampaikan jika fokus dalam menghadapi bencana erupsi gunung berapi adalah mitigasi bencana struktural dan non struktural.

Hal itu merupakan upaya yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko dari bencana.

Pendidikan bencana sebagai bentuk mitigasi non struktural dapat memanfaatkan teknologi. Salah satu media pembelajaran di era 4.0 yang dapat digunakan adalah augmented reality.
Augmented reality merupakan sarana pengalaman interaksi antara lingkungan asli dan buatan yang dihadirkan melalui media teknologi, sehingga memungkinkan interaksi antara media dan individu dengan menggunakan sensori visual, auditori, sentuhan, maupun penciuman.

“Pembelajaran tentang bencana erupsi gunung berapi sebagai pendidikan bencana juga dapat ditempuh melalui teknologi augmented reality. Augmented Reality Learning Information System Volcano atau lebih dikenal dengan sebutan AR LIS Volcano dirancang sebagai media pembelajaran pendidikan bencana erupsi gunung berapi. Program ini dapat dijalankan menggunakan smartphone atau komputer dengan operational system (OS) berbasis Android dan sedang dikembangkan untuk iOS,” ungkap Listyo Yuwanto, Rabu (6/11/2021)

Tampilan media pembelajaran mengenal status dan material gunung berapi

Ada beberapa fitur menu dalam AR LIS Volcano yaitu pendahuluan, mitigasi, pasca erupsi dan bantuan. Pada menu pendahuluan, pengguna akan mendapatkan informasi dasar mengenai gunung berapi di Indonesia.

Disini pengguna memperoleh wawasan dari video Indonesia The Ring of Fire yang menggambarkan sebaran gunung berapi di Indonesia, dampak negatif erupsi gunung berapi, status dan material gunung berapi yang ditampilkan melalui simulasi objek 3D. Menu selanjutnya yaitu mitigasi yang berisi panduan atau simulasi jika terjadi bencana gunung berapi.

“Dalam menghadapi bencana erupsi gunung berapi terdapat beberapa langkah yang dilakukan atau biasa disebut mitigasi. Tahapan atau langkah ini ditampilkan dalam bentuk simulasi objek 3D seperti menyiapkan tas siaga bencana, penggunaan perlengkapan pelindung diri dan proses evakuasi,” terangnya.

Tampilan simulasi objek 3D berupa tahapan atau langkah mitigasi bencana seperti menyiapkan tas siaga bencana, perlengkapan pelindung, dan proses evakuasi.

Saat menggunakan aplikasi ini pengguna harus mengarahkan kamera ke objek atau benda yang bertekstur warna dan memiliki gradasi terang gelap sehingga akan muncul tampilan informatif simulasi objek 3D. Menu berikutnya adalah pasca erupsi yang akan menampilkan video disertai dengan penjelasan mengenai dampak positif dari erupsi gunung berapi. Sedangkan menu terakhir adalah bantuan yang berisi informasi terkait panduan penggunaan AR LIS Volcano.

Aplikasi ini dirancang dalam bentuk permainan disertai dengan penjelasan dan simulasi objek 3D yang membantu pengguna lebih mudah dalam mempelajari bencana erupsi gunung berapi tanpa harus pergi ke lokasi pegunungan. Listyo Yuwanto menjelaskan bahwa media pembelajaran ini sudah pernah dicoba dan diterapkan oleh guru-guru di beberapa sekolah Taman Kanak-Kanak (TKK) dan Sekolah Dasar (SD) di Jawa Timur.

Saat ini aplikasi sedang dalam proses pengembangan dengan ditambahkan beberapa penjelasan baru sesuai kondisi terkini tentang sebaran serta status gunung berapi di Indonesia. Rencananya aplikasi AR LIS Volcano sudah bisa diunduh kembali melalui Play Store di bulan Februari mendatang. Aplikasi AR LIS Volcano sangat cocok sebagai media pembelajaran jarak jauh mengenai gunung berapi di Indonesia tanpa harus datang ke lokasi secara langsung.

“Semoga tidak hanya siswa saja tetapi masyarakat luas dapat memanfaatkan aplikasi ini dengan baik sebagai upaya dalam menambah wawasan mitigasi bencana erupsi gunung berapi. Saya harap aplikasi AR LIS Volcano bisa menjadi solusi pembelajaran ketika pandemi seperti ini,” pungkas dosen sekaligus aktivis sosial di bidang manajemen pengurangan risiko bencana. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar