Pendidikan & Kesehatan

Dosen FK Unair Berikan Pembekalan Kuliah Praktik Saat Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 membuat kebiasaan baru, yakni mengupayakan segala bentuk kegiatan dilakukan secara mandiri di rumah masing masing, seperti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan webinar maupun video pembelajaran.

Namun beberapa hal tidak bisa dilakukan dengan PJJ, yakni pelajaran yang membutuhkan praktik langsung seperti praktik kedokteran. Oleh karenanya, beberapa dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mempunyai inisiatif untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dr. Nilly Sulistyorini, Sp.F selaku Medical Education Research and Staff Development Unit mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari dosen dosen melihat sangat dibutuhkannya praktek langsung bagi mahasiswa kedokteran dan sifatnya masih merupakan pembekalan.

Pembekalan ini pun dilakukan pada kelompok kecil, 5-7 mahasiswa dengan menerapkan jaga jarak dan alat pelindung diri berupa faceshield dan masker. Pembekalan praktek ini pun masih dilakukan di alat bantu praktek manekin yang bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami lebih dalam saat penanganan langsung kepada pasien.

“Karena selama ini kurang efektif jika semua dilakukan secara online, maka kami punya ide untuk pembekalan, karena praktek langsung ke pasien juga masih maju mundur makanya kami kemanekin dulu,” ujar Dr Nilly, Kamis (24/9/2020) saat pembekalan praktek Obgyn.

Pembekalan praktek ini pun telah dilakukan untuk program studi Obgyn, THT, dan Bedah. Meskipun saat ini masih berupa inisiatif para dosen, kegiatan PTM untuk praktek akan segera dilegalkan oleh Dekan FK Unair Prof Soetojo Wirjopranoto pada November mendatang.

“Ya nantinya akan ada praktek langsung, kami mulai November, kan tidak bisa semuanya online, jadi nanti dibagi ada yang online ada yang offline,” ujar Prof Soetojo.

Dr Nilly menambahkan bahwa nantinya, jika PTM telah dilakukan, maka mahasiswa akan diajak praktek di wahana atau rumah sakit yang berstatus zona aman. Fajar Sartika Hadi, salah satu mahasiswa yang sedang mengikuti pembekalan praktek ini mengatakan bahwa PTM sangat diperlukan ketika mempelajari kedokteran.

“Karena kami mau lulus, makanya kami butuh sekali praktek langsung. Apalagi karena kena pandemi ini menjadi kurang efektif, 6 bulan tanpa praktik sama sekali, kami hanya belajar dari video dan e learning, beberapa beli alat sendiri. Dengan adanya praktik offline ini sangat membantu, karena sangat kami butuhkan ilmu langsungnya,” tukas Fajar. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar