Pendidikan & Kesehatan

DokterSafe, Aplikasi Perlindungan Dokter dan Nakes

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya meluncurkan Aplikasi dibidang medis yang dinamai DokterSafe, Jumat (15/1/2021). DokterSafe merupakan aplikasi yang pertama kali di Indonesia yang dirancang khusus untuk membantu dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

Peluncuran aplikasi DokterSafe ini dipimpin langsung oleh Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso Sp OG(K) yang dalam pembuatan aplikasi ini bertindak sebagai Supervisor. Dirancang langsung oleh tim dokter FK Unair, yakni dr Kamal Musthofa, Ulaa Hanifah S. Ked, dan Arilia Ayu S. Ked. aplikasi DokterSafe ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terpaparnya dokter dan tenaga medis dari bahaya Covid-19.

Pasalnya dalam aplikasi DokterSafe ini, terdapat beberapa fitur yang baru dan membantu dokter dan nakes dalam penangana pasien Covid-19, yaitu;

1. Self Assessment, fitur untuk mendeteksi secara personal kemungkinan terpapar Covid-19.

2. Fitur Informasi tentang link website dari pusat informasi resmi tentang Covid-19 seperti WHO (World Health Organization), Central of Disease Control (CDC), Kementerian Kesehatan Indonesia, Satgas Penanganan Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Tim Mitigasi IDI, dan Pandemictalks.

3. Fitur Kondisi Terkini Covid-19 di Indonesia

4. Fitur Learning bagi Dokter dan Nakes, terkait penggunaan APD, Standar Protokol Covid-19, dan Buku Pedoman Pelayanan untuk hampir semua profesi kesehatan dan medis.

5. Fitur Berbagai Hotline Covid-19 dari seluruh daerah di Indonesia.

6. Fitur GPS untuk menentukan lokasi RS Rujukan Covid terdekat dari pengguna.

“Karena angka kematian Nakes di Indonesia merupakan tertinggi di dunia no 5 yakni 507 Nakes dan 188 diantaranya adalah dokter. Aplikasi ini membantu mengurangi angka kematian nakes, karena di dalamnya ada fitur-fitur yang bermanfaat bagi nakes, selain itu juga untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan seseorang terpapar Covid-19,” ujar Prof Budi.

Prof Budi mengatakan bahwa latform aplikasi ini memang fokus utamanya dirilis untuk dokter dan nakes, karena telah memiliki panduan lengkap petunjuk keamanan dari profesi tenaga medis dan hotline satgas Covid dari Sabang samapi Merauke. Fitur Pedoman Pelayanan untuk dokter dan nakes ini lah yang menjadi ciri khas dari aplikasi DokterSafe yang berbeda dari aplikasi medis lainnya.

“Kami memiliki vitur protap (prosedur tetap) bagi nakes biasanya protab seperti pengguaan APD biasanya harus dicari-cari dulu maka di aplikasi ini sudah kami sediakan dari sumber resminya dan tentunya kredible, kami mengambil dari CDC, WHO dan Kemenkes agar presepsinya terarah. Begitu pula dengan rekomendasi petatalaksanaan penanganan Covid bagi tiap profesi bisa dilihat di aplikasi ini,” terang dr Muhammad Yusuf Sp OG(K), Manager Eksternal Platform Aplikasi DokterSafe ini.

Dengan demikian diharapkan dokter dan nakes bisa memanfaatkan aplikasi ini sebagai pegangan dalam penanganan pasien selama pandemi Covid-19 ini. Pada dasarnya aplikasi ini membantu dan mempermudah dokter dan nakes dalam menerapkan self safety selama pandemi.

“contohnya, penggguaan APD itu macam macam pedomannya, biasanya kan ada nakes yang masih melihat informasi itu dari youtube, di aplikasi ini kami sediakan panduan yang resminya, mulai bagaimana dan apa saja tahapan pemakaiian APD level 1 dan digunakaan saat bagaimana, diaplikasi ini sudah diterangkana semua,” tambah dr Yusuf.

Meski difokuskan untuk dokter dan nakes, aplikasi ini pun bisa diakses publik baik sebagai alat untuk melakukan self assesment Covid-19 maupun sekaligus menjadi sumber informasi terpercaya tentang Covid-19. Karena di aplikasi ini, juga dilengkapi dengan fitur informasi RS Rujukan terdekat dan Hotline Covid-19 di daerah manapun.

“Selain untuk preventif bagi dokter dan nakes, bisa juga untuk masyarakat awam, bisa cek kemungkinan terpapar covid, jika hasilnya ternyata memiliki kemungkinan terpapar tinggi, maka di aplikasi ini juga disediakan fitur RS rujukan terdekat yang bisa diakses,” ungkapnya.

Saat ini pun aplikasi DokterSafe telah tersedia di playstore dan akan segera tersedia di applestore. DokterSafe juga telah menjadi trending no.1 di dunia aplikasi medis di playstore dan telah download 2000 lebih pengguna. Selain menyediakan fitur Self Asessment Covid-19, aplikasi DokterSafe juga akan segera menambah fitur self assessment Paska Imunisasi Vaksin Covid-19.

“akan segera da perbaikan dan penambahan fitur, yakni Self assessment Paska Imunisasi Vaksin Covid-19 yang nantinya dapat digunakan untuk mengetahui efeksamping dari imunisasi an cara penanganannya,” pungkas dr Yusuf. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar