Pendidikan & Kesehatan

Dokter Baru Lulusan Universitas Jember Langsung Diminta Tangani Corona

Cholis Abrori, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Universitas Jember

Jember (beritajatim.com) – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember telah menerima permintaan dari Bupati Faida agar para dokter yang baru dilantik bersedia bertugas di di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk menangani pandemi Covid-19.

“Permintaan ini kami tindaklanjuti dengan mengirimkan data para dokter yang baru dilantik, sebab nantinya Pemkab Jember sendiri yang akan menghubungi mereka,” kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Universitas Jember dr. Cholis Abrori, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej, Senin (13/4/2020).

Menurut data Unej, ada 62 dokter yang baru dilantik yang merupakan lulusan tiga periode pelantikan terakhir. Ini termasuk 28 dokter yang dilantik secara online pada 27 Maret 2020 lalu. Para dokter yang baru dilantik ini nantinya akan ditempatkan di rumah sakit dan fasilitas Puskesmas di Jember.

FK Unej juga mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan RI agar tugas penanganan pandemi Covid-19 di Jember yang dilakukan oleh para dokter yang baru lulus tersebut dicatat sebagai bagian dari masa internship (magang) mereka. Para dokter yang baru dilantik ini memang wajib menjalani masa internsip selama satu tahun di rumah sakit sebelum dapat berpraktik.

Pos Covid Universitas Jember sendiri melayani konsultasi terkait Covid-19. “Khusus yang melakukan konsultasi secara daring, kami berikan pertanyaan yang dapat diisi sebagai bentuk self assesment. Dari jawaban tadi, kami kemudian memberikan solusinya,” kata Cholis.

Pos Covid Unej baru-baru ini menerima bantuan masker medis, handsanitizer, desinfektan, masker kain, dan vitamin bagi keluarga besar Universitas Jember dan warga umum yang datang berkonsultasi ke sana. Bantuan bagi Pos Covid diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran dr. Supangat. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar