Pendidikan & Kesehatan

Disdik Sampang Buta Terhadap Data Siswa Tak Naik Kelas

Sampang (beritajatim.com) – Upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) belum maksimal. Pasalnya, hingga saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah kendali H.M. Jupri Riyadi itu tidak memiliki data terkait dengan jumlah siswa SD yang tidak naik kelas.

Kabid Pembinaan SD Disdik setempat Achmad Mawardi mengatakan, jika sampai saat ini tidak semua siswa SD bisa naik kelas. Sebab, terdapat sejumlah penilaian bagi siswa untuk bisa naik kelas. Yakni, siswa harus memenuhi semua kriteria ketuntasan minial (KKM). Siswa juga harus mampu mengumpulkan nilai yang baik.

KKM merupakan kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan belajar. KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran baru berdasarkan hasil musyawarah guru terkait dengan nilai yang didapatkan siswa. “Penilaian itu meliput penilian aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa,” terangnya, Senin (18/3/2019).

Diakui selama ini, instansinya belum pernah melakukan pendataan terhadap siswa SD di Kota Bahari yang naik kelas maupun yang tidak naik. “Setiap tahun pasti ada siswa yang tidak naik kelas karena KKM tidak tuntas dan nilai yang didapatkan rendah,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komis IV DPRD Sampang Maniri mendesak agar Disdik segera melakukan pendataan ke semua sekolah. Tujuannya, untuk mengetahui bagaimana upaya selanjutnya yang dilakukan sekolah dalam menangani dan mendidik siswa yanga tidak naik kelas. “Kualitas guru merupakan tolok ukur utama akan keberhasilan pendidikan. Jadi seorang guru harus professional dan berkompeten. Agar kualitas pendidikan di Sampang lebih maju,” tandasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar