Pendidikan & Kesehatan

Disdik Pamekasan Terapkan Model Pembelajaran Daring dan Luring

Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan menerapkan dua model pembelajaran berbeda pada masa kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19, yakni model pembelajaran sistem dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Hal tersebut tertuang dalam panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dikeluarkan pemkab Pamekasan, di mana panduan tersebut ditanda tangani langsung oleh Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini, Kamis (9/7/2020) lalu.

“Proses pembelajaran di masa kebiasaan baru ini kita terapkan dengan dua model pembelajaran berbeda, yaitu sistem daring dan luring atau model pembelajaran online dan offline,” kata Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini, Senin (3/8/2020).

Sistem pembelajaran daring merupakan proses pembelajaran yang menerapkan bantuan akses internet dengan sistem online. “Dalam hal ini, guru melakukan aktivitas belajar melalui beragam media pembelajaran dengan bantuan internet untuk pendampingan belajar,” ungkapnya.

“Sementara sistem pembelajaran luring atau offline merupakan sistem pembelajaran tatap muka dengan tidak menggunakan bantuan akses internet, seperti menggunakan sistem guru kunjung, penggunaan modul dan buku teks, memanfaatkan penggunaan media massa seperti radio ataupun televisi,” jelas Zaini.

Sedangkan sumber belajar untuk pembelajaran daring maupun luring, dapat digunakan secara mandiri maupun kolektif (bersama) oleh pendidik, peserta didik maupun orang tua atau wali siswa. “Selain yang disediakan oleh Kemendikbud, terdapat juga sumber dan media pembelajaran yang dikelola mitra penyedia teknologi pembelajaran,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar