Pendidikan & Kesehatan

Disdik Gresik Lakukan Simulasi PTM

Gresik (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM), sambil menunggu regulasi yang sampai saat ini belum rampung. Sesuai rapat lintas sektor pada 2 November 2020. Muncul jadwal pelaksanaan PTM. Nah sesuai jadwal tersebut sosialisasi PTM dilakukan hari ini. Tapi, perbup untuk mendukung pelaksanaan PTM tersebut belum diteken.

Sebelumnya, Bupati Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa progres Perbup itu sudah 90 persen. Tinggal ditandatangani. Tapi hingga kemarin, Dispendik belum menerima salinan Perbup untuk disosialisasikan.

Menanggapi hal ino Disdik Gresik Mahin mengaku belum mendapat kabar terbaru soal regulasi itu. Sehingga pihaknya belum melakukan sosialisasi. Namun pihaknya memastikan uji coba tetap akan dilakukan pada awal Desember.

“Uji coba dilakukan dua minggu. Dan uji coba dilakukan hanya beberapa lembaga saja. Misal satu kecamatan satu SD negeri, satu SD swasta, dan satu MI. Begitu juga dengan SMP,” ujarnya, Senin (16/11/2020).

Mahin menjelaskan, teknis pelaksanaan PTM dalam Perbup itu nantinya, siswa hanya masuk ke sekolah dua kali dalam seminggu. Sistemnya dibuat shift. Yakni gelombang satu masuk hari Senin dan Rabu serta gelombang dua masuk hari Selasa dan Kamis. “Untuk hari Jumat dan Sabtu, siswa belajar daring dengan tugas. Jadi tetap dibatasi,” ungkapnya.

Kendati demikian kata Mahin, pelaksanaan PTM ini dikembalikan lagi ke wali murid. Tidak ada kewajiban siswa ikut PTM. Bagi wali murid yang masih kawatir anaknya ikut PTM, siswa tetap mendapatkan hak belajar melalui daring. “Kami tegaskan tidak ada sanksi bagi siswa yang tidak ikut PTM, dan sekolah wajib memberikan pembelajaran lewat daring bagi siswa yang tidak ikut,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar