Pendidikan & Kesehatan

Dinsos Kediri Temui Kakek Nenek Jual Balon untuk Biaya Berobat Cucu yang Lumpuh

Kediri (beritajatim.com) – Pasca viral di media sosial, Mbah Trimo penjual balon karakter untuk bertahan hidup di tengah pandemi dan mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk cucunya yang divonis lumpuh, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial setempat mendatangi tempat jualannya di tenda sederhana pinggir jalan Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Kedatangan Dinsos untuk memastikan bahwa Mbah Trimo dan keluarganya telah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Rombongan Dinsos didampingi oleh pihak Kecamatan Mojo, Pemerintah Desa Sukoanyar, TKSK dan pendamping PKH. Mereka bertemu dengan Mbah Trimo dan istrinya Mbah Monah serta cucunya Dinda yang disabilitas. Selain melihat lapak jualannya, juga melihat rumah Mbah Trimo di atas tanah milik Desa Sukoanyar.

“Alhamdulillah mbah Trimo sudah menerima program bansos BPNT atau yang sekarang disebut BSP (Bantuan Sosial Pangan),” kata Dyah Saktiana, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Kediri.

Sebelumnya, Mbah Trimo menjadi viral di media sosial. Bahwa, pria 75 tahun tersebut kesulitan memperoleh pekerjaan, setelah adanya pandemi Covid-19. Ia bersama istrinya Mbah Monah akhirnya berjualan balon karakter di pinggir jalan.

Perjuangan kakek nenek tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari hari dan cucunya bernama Dinda yang disabilitas.

“Putra mbah Trimo yang diberitakan merantau yaitu Mulyanto (ayah adik Dinda) ternyata sudah 2 bulan tinggal di rumah. Karena pandemi belum ada tawaran pekerjaan sebagai tukang batu/kayu,” imbuh Nana, panggilan akrab Dyah Saktiana.

Mulyanto sendiri tak luput dari bantuan pemerintah. Dia tercatat sebagai penerima program Program Keluarga Harapan (PKH) dari komponen disabilitas.

“Juga telah menerima bansos PKH komponen disabilitas Rp 600 ribu setiap 3 bulan. Sedangkan adik Dinda untuk kesehariannya agar bisa jalan-jalan ke luar rumah telah mendapatkan bansos ABM Kursi roda dari Pemkab Kediri melalui Dinsos,” tambahnya.

Untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga ini, Dinsos akan mengupayakan langkah-langkah pemberdayaan terutama bagi Mulyanto ayah Dinda sebagau tulang punggung keluarga agar mampu mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar