Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Tak Panik dan Tetap Waspada

Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, mengimbau masyarakat agar tidak panik sekaligus tetap waspada terhadap kasus Virus Corona yang mulai menyebar di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur.

Salah satunya dengan tetap menerapkan pola hidup sehat, tentunya dimulai dari diri sendiri maupun keluarga. Terlebih juga mematuhi berbagai imbauan yang dikeluarkan oleh pemarintah, baik pusat, provinsi maupun pemerintah daerah (Pemda) setempat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik dan harus selalu waspada, sekaligus terus berupaya menerapkan pola hidup sehat dan bersih demi mengantisipasi penyebaran Covid-19,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, dr Ahmad Fauzi kepada beritajatim.com, Minggu (22/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu memperhatikan dan melaksanakan himbauan dari pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. “Himbauan itu merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran kasus covid, sehingga harus dilaksanakan,” ungkapnya.

“Jadi hal itu sebagai langkah antisipatif, guna menekan penyebaran virus corona. Sehingga dari pemerintah harus dilaksanakan, salah satunya dengan menghindari pusat keramaian, serta tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan penting,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tidak sungkan untuk melakukan pemeriksaan berkala jika mengalami gejala kurang sehat. “Saat ini kita sudah siagakan tim medis di setiap titik yang tersebar di seluruh kecamatan di Pamekasan, bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait,” pungkasnya.

Sebelumnya pihaknya juga menyampaikan saat ini tercatat sebanyak 34 warga di Kabupaten Pamekasan, tercatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) kasus Virus Corona berdasar update peta sebaran Covid-19 di wilayah provinsi Jawa Timur, Sabtu (21/3/2020) kemarin.

Jumlah tersebut merupakan warga yang baru datang dari titik merah penyebaran Covid-19, seperti dari wilayah Malang, ataupun Surabaya, termasuk dari luar neger. Mereka tersebar di berbagai wilayah di kabupaten Pamekasan.

Berdasar update terakhir peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, kabupaten Pamekasan tercatat sebanyak 34 orang dengan status ODP, termasuk satu orang lainnya dengan status Pasien Dalam Pengawasan alias PDP dan belum satupun dinyatakan confirm atau pasien mengidap corona. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar