Pendidikan & Kesehatan

Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Marzuki kembali mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 alias Covid-19.

Hal tersebut disampaikan menyusul kembali naiknya angka pasien baru yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, khususnya dalam beberapa hari terakhir. Bahkan beberapa pasien di antaranya meninggal dunia akibat pandemi dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok.

“Update hari ini angka kasus baru kembali bertambah, sehingga hal ini dibutuhkan sebuah kewaspadaan dengan selalu menerapkan sikap disiplin guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Plt Kepala Dinkes Pamekasan, Ahmad Marzuki, Rabu (25/11/2020).

Ungkapan tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya menilai saat ini masyarakat cenderung mulai lupa akan adanya pandemi Covid-19, khususnya memasuki masa pembiasaan baru atau new normal seperti yang ditetapkan pemerintah.

Ditambah lagi dengan status zona kuning atau zona dengan katagori resiko rendah untuk wilayah kabupaten Pamekasan. “Memang saat ini untuk Pamekasan tercatat sebagai zona kuning penyebaran Covid-19, tetapi kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.

“Maka dari itu sangat penting agar kita semua selalu bersikap disiplin untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, di antaranya dengan selalu mempraktikkan 3M, rajin mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, update sebaran virus corona yang dikelurakan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan kembali bertambah pasca ada tambahan delapan pasien baru, bahkan salah satu di antara delapan pasien baru tersebut meninggal dunia.

Saat ini total kasus Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 407 kasus/orang, meliputi sebanyak 31 orang dalam tahap isolasi (termasuk 8 pasien baru), 36 orang meninggal dunia, serta sebanyak 340 orang lainnya dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 988 orang, meliputi sebanyak 21 orang dalam status pengawasan, sebanyak 63 orang meninggal dunia, serta 904 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar