Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Mojokerto Lakukan Pelacakan Riwayat Pasien Positif Corona

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto, Pungkasiadi memberi keterangan terkonfirmasinya satu pasien Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Dirinya menegaskan bahwa saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto sedang melakukan tracing (pelacakan) dari pasien dan keluarga pasien positif Covid-19 tersebut.

“Tadi malam provinsi mengkonfirmasi ada satu pasien positif corona di Kabupaten Mojokerto. Saya sudah mengecek dan benar adanya. Namun saat ini, pasien sedang dirawat di RSUD Sidoarjo. Karena pasien ini dengan keluarga, posisinya kerja dan tinggal di sana. Namun KTP pasien beralamat di Kecamatan Kemlagi,” ungkapnya, Selasa (14/4/2020).

Masih kata Bupati, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto sedang melakukan tracing riwayat perjalanan pasien selama 14 hari lalu. Menghadapi situasi saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto telah menyiapkan 22 ruang isolasi di RSUD Prof dr Soekandar sebagai RS rujukan Covid-19. Sebanyak 32 kamar juga sedang disiapkan sebagai tambahan untuk berjaga-jaga.

Selain RSUD Prof dr Soekandar, Pemkab Mojokerto juga menyiapkan RSUD RA Basoeni di Kecamatan Gedeg sebagai Rumah Sakit (RS) penyangga atau penyokong, apabila ada kekurangan. Selain RS, beberapa puskesmas seperti Puskesmas Gondang dan Puskesmas Kupang yang memiliki fasilitas rawat inap, turut disiagakan untuk antisipasi.

“Kita tidak bisa serta-merta menaikan status, perlu dilakukan koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Provinsi terkait status Kabupaten Mojokerto yang masuk zona merah. Saya juga menegaskan bahwa meskipun kita sedang berhadapan dengan situasi ini, Pemkab tetap memperhatikan perekonomian masyarakat yang berpendapatan harian seperti pedagang kaki lima,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar