Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Kabupaten Mojokerto Tunjuk Jumantik di Setiap Rumah

Kabid Pencegahan dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mojokerto membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto melakukan sejumlah upaya pencegahan. Termasuk menunjuk satu anggota keluarga untuk dijadikan sebagai juru pemantau jentik (jumatik).

Kabid Pencegahan dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra mengatakan, tujuannya agar penampungan air di dalam rumah secara berkala terpantau dan bebas dari jentik.

“Karena tugas PSN sebetulnya berada di keluarga itu sendiri,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2020).

Selain melindungi keluarga, lanjut dr Langit, jumatik juga bertugas untuk melindungi lingkungan di sekitarnya. Dinkes Kabupaten Mojokerto juga melakukan sejumlah program pencegahan penyakit, termasuk kegiatan fogging atau pemberantasan nyamuk dengan cara pengasapan.

“Hanya saja, fogging prosedurnya dilakukan apabila terdapat warga yang positif terjangkit penyakit akibat virus dengue. Masyarakat tetap diimbau untuk melakukan upaya pencegahan. Baik menerapkan 3M plus yaitu menutup, menguras, mengubur barang bekas dan memakai lotion anti nyamuk maupun memasang kelambu,” katanya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar