Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Gresik Segera Vaksinasi Tahap Kedua

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali saat sosialisasi vaksin di sekretariat PWI Gresik.

Gresik (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dalam waktu dekat segera menggelar vaksinasi tahap kedua. Di tahap ini difokuskan pada pelayanan publik TNI, Polri serta wartawan yang bertugas di Gresik.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Syaifuddin Ghozali menuturkan, vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan atau nakes sudah selesai. Tahap berikutnya bakal menyasar pada kelompok pelayanan publik.

“Untuk kelompok kedua pelayanan publik fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) akan ditambah. Dari semula 56 fasyankes bakal ditambah lagi menjadi 100,” tuturnya, Selasa (16/02/2021).

Dengan adanya tambahan itu, lanjut Ghozali, satu hari bisa melayani vaksinasi sebanyak 8.000 orang. Tambahan serupa juga dilakukan pada vaksinator yang semula 402 orang ditambah lagi menjadi 1.000 vaksinator.

Ia menambahkan, khusus wartawan yang tergabung di PWI Gresik yang masuk kategori pelayanan publik akan dimulai secepatnya. Namun, pihak PWI Gresik harus mengumpulkan sejumlah berkas untuk registrasi terlebih dahulu. Yang jelas, vaksinasi untuk anggota PWI Gresik ini bakal dilakukan bulan Februari 2021 bersamaan dengan TNI/Polri.

“Saat ini kami sudah memetakan untuk program percepatan vaksinasi. Bahkan, percepatan ini masuk kedalam 100 bupati terpilih Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani,” imbuhnya.

Karena itu lanjut Ghozali, untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, pihaknya berharap kepada seluruh elemen untuk mengedukasi. Termasuk adanya influencer dari wartawan yang sudah divaksinasi.

“Memang saat ini ketersediaan vaksin di Gresik tinggal sedikit. Sebab, distribusi vaksin dari Pemprov Jatim ke Gresik sampai hari ini baru 12.200 dosis. Jumlah itu sudah disuntikan kepada 6.147 tenaga kesehatan di tahap pertama dan 4.054 nakes tahap kedua,” paparnya.

Untuk distribusi vaksin selanjutnya, Dinkes Gresik kembali menerima vaksin itu pada 22 Februari 2021 yang dikirim dari Pemprov Jatim. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar