Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Dindik Jatim Gelar East Java Student Championship 2021, Dukung Siswa Untuk Jadi Atlet E-Sport

Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menggelar turnamen E-Sport khusus pelajar SMA dengan tajuk East Java Student Championship. Turnamen ini pun didukung oleh PLN, Pelindo III dan Bank Jatim.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadinkes) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk menjaring atlet E-Sport. Terlebih game online saat ini telah secara legal menjadi cabang olahraga yang diakui secara International.

Ia pun ingin mengubah citra game online menjadi lebih positif, karena bermain game online pun memiliki banyak manfaat yang mampu mendorong kemampuan kognitif anak di sekolah.

“Game online sudah dijadikan cabor di Asian Games dan SEA Games. Atas dasar itu, kami ingin mendorong dan menjaring atlet-atlet yang kompeten mewakili Indonesia di kelas internasional. Dan dengan aktif melibatkan sekolah untuk mendorong itu di pendidikan olahraga,” ujar Wahid, Selasa (21/9/2021).

Ajang game ini melibatkan SMA Negeri dan Swasta di Jatim serta diikuti oleh 2.490 peserta yang terbagi atas 498 tim. Mengusung tema Spirit of East Java, cabang gim yang dipilih adalah Mobile Legend.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Jatim itu menyebut ada penghargaan yang diberikan untuk pemenang yang dikumpulkan pada partai final di Surabaya dengan total hadiah mencapai Rp25 juta serta mendapat Piala Gubernur Jatim.

Sementara itu, Ketua Harian Pengprov ESI Jawa Timur Daniel Agung mengatakan kompetisi tersebut didukung PLN, Pelindo HI, dan Bank Jatim.

Sedangkan untuk pemilihan Mobile Legend karena gim tersebut bersifat kompetitif dan kerap dipertandingkan oleh pemerintah. Misalnya lewat tayuk Piala Presiden dan Piala Menpora. “Mobile Legend juga menjadi salah satu gim dengan penonton teramai dan terheboh,” katanya.

Selama ini gim daring, ujar dia, kerap dipandang sebelah mata. Bahkan dianggap merugikan generasi muda.

Padahal, kata Daniel, dari sudut pandang yang lain, gim daring yang diakomodasi dan difasilitasi dengan baik mampu memberikan manfaat positif kepada generasi muda. “Di antaranya, meningkatkan kemampuan pelajar di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM),” tuturnya.

Selain itu, e-sports juga mendidik para pemainnya dalam meningkatkan fokus, membuat strategi, meningkatkan kreativitas, hingga menjadi decision maker alias pengambil keputusan.

Tidak kalah penting, ajang e-sports yang umumnya dilaksanakan secara berkelompok, juga mampu mengasah kekompakan dan kerja sama tim. “Dari sinilah diharapkan tumbuh bibit-bibit muda atlet e-sports profesional dari Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, East Java Student Championship 2021 digelar melalui beberapa tahap. Laga penyisihan secara daring berlangsung pada 24-26 September. Sedangkan grand final dilaksanakan secara offline pada 9 Oktober 2021 di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya. [kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar