Pendidikan & Kesehatan

Dindik Berharap Pemkab Malang Segera Kucurkan Bosda

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M Hidayat mengatakan, Bosda sangat penting sebagai pendamping dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang selama ini sudah rutin dikucurkan pemerintah pusat, Rabu (30/1/2019).

Malang (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang berharap, alokasi dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) yang berasal dari pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah aatau APBD, segera dikucurkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M Hidayat mengatakan, Bosda sangat penting sebagai pendamping dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang selama ini sudah rutin dikucurkan pemerintah pusat.

“Untuk SD jumlahnya Rp 800 ribu per siswa per tahun. Untuk SMP Rp 1 juta per siswa per tahun. Keberadaan BOSĀ  untuk Kabupaten Malang belum mampu memenuhi standar minimal sekalipun untuk operasional lembaga sekolah. Dari jumlah yang sebesar itu, tidak bisa walaupun seminim mungkin, jadi tidak memenuhi syarat,” kata Hidayat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, sejumlah daerah sudah mendapat alokasi dana Bosda sebagai pendamping dana BOS. Sementara di Kabupaten, ada sejumlah kendala yang dihadapi pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana tersebut.

“Permasalahannya, di beberapa daerah ada Bosda, khususnya di pemerintah kota. Sedangkan di pemerintah kabupaten jarang sekali yang ada Bosda, termasuk di Kabupaten Malang. Kalaupun ada, hanya tertentu saja, yang PAD (Pendapatan Asli Daerah)-nya tinggi,” terangnya.

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang ini menambahkan, dibandingkan Pemkot Malang, Batu ataupun Surabaya, yang PAD-nya tinggi, Kabupaten Malang masih belum mampu menutupi atau mencukupi dana di sektor pendidikan serta pelayanan dasar lainnya.

“Kalau belum mampu memenuhi pelayanan dasar itu seharusnya ada pengampunan dari Mahkamah Agung, seharusnya itu dilakukan. Tapi itu tidak pernah terjadi dan dilakukan seluruh kepala daerah di Indonesia. Beda kalau pemerintah Kota Malang, Kota Batu dan Surabaya, itu PAD-nya tinggi. Jadi bisa ini (menutupi kekurangan) dana BOS,” tegasnya.

Hidayat melanjutkan, saat ini alokasi dana Bosda itu masih digodok Pemerintah Kabupaten Malang. Meski, anggota DPRD Kabupaten Malang juga sudah menyetujui adanya dana tersebut. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar