Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Wabah PKM

Dinas Peternakan Bangkalan Perketat Hewan Ternak Masuk Madura

Sapi ternak di Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bergerak cepat mengantisipasi kasus penyakit hewan baru yaitu foot and mouth disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Antisipasi itu menyusul PMK tersebut resmi dikonfirmasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni di 4 Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, Ahmad Hafid mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan para dokter hewan dan petugas lapangan agar mulai melakukan pemantauan guna mulai menginformasikan kepada masyarakat, agar begitu ada gejala atau kejadian segera dilaporkan dan cepat diisolasi.

“Di Madura sementara masih aman, kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak karantina untuk memperketat khususnya ternak yang masuk ke Bangkalan atau Madura,” katanya, Senin (9/5/2022).

Sementara Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan, Agus Mugiyanto mengatakan, guna mencegah penyebaran PMK pada hewan ruminansia (sapi, kambing, kerbau, babi) maka sesuai dengan Surat Edaran Badan Karantina Pertanian No : 12950/KR.120/K/05/2022, Karantina Pertanian Bangkalan melakukan pembatasan atau pencegahan masuk dan keluarnya hewan ruminansia di pulau Madura.

“Kita Tidak melakukan sertifikasi lalu-lintas hewan ruminansia atau hewan rentan lainnya untuk sementara, sambil menunggu hasil investigasi dari Balai Besar Veteriner (BBVet) atau Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) untuk tindakan selanjutnya,” tandasnya. [sar/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar