Pendidikan & Kesehatan

Dinas Pendidikan Kota Malang Bantah Biarkan Guru Predator Siswa Tanpa Sanksi

Malang (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah membantah pihaknya dianggap sengaja melakukan pembiaran atas dugaan pelecehan seksual yang dilalukan guru olahraga berinisial IS di sebuah SDN diwilayah, Kauman, Klojen, Kota Malang

Zubaidah mengatakan, pihaknya telah memberi sanksi sesuai peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri. Ia juga mengaku telah mencopot pelaku sebagai guru di sekolah terkait.

“Kami meminta maaf atas tindakan yang dilakukan oleh oknum guru dilingkungan kami. Sudah kami sanksi dan copot,” kata Zubaidah, Senin, (18/2/2019).

Zubaidah menyebut, sanksi yang dilakukan adalah menarik IS ke Dinas Pendidikan Kota Malang dengan menonaktifkan pelaku dari aktivisa mengajar. Ia mengaku telah memberikan layanan kepada keluarga korban agar melapor. “Kami tak diam, kami buka pelaporan untuk keluarga korban. Kami berpihak kepada korban,” ucap Zubaidah.

Selain itu, pihaknya telah mengumpulkan seluruh kepala sekolah se-Kota Malang. Zubaidah memberikan imbauan, agar kasus serupa tak kembali terulang. Ia mengaku tak segan memberikan sanksi keras kepada guru yang melakukan tindakan serupa.

“Kepala Sekolah saya kumpulkan, mencegah kasus serupa terulang. Semoga ini yang terakhir kalinya di Kota Malang,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar