Pendidikan & Kesehatan

Diduga Tertular saat Ikuti Pelatihan di Asrama Haji, 1 TKHI Lumajang Positif Covid-19

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menggelar press conference di pendopo Arya Wiraraja, Jum'at (10/4/2020).

Lumajang (beritajatim.com) – Tenaga Kesehatan Pemkab Lumajang dari hasil tes SWAB diketahui positif Covid-19. Hal ini diduga inisial AL (47) asal Kecamatan Pasirian itu, tertular saat mengikuti pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Sukolilo pada tanggal 9-18 Maret 2020 lalu.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menggelar press conference di pendopo Arya Wiraraja, Jum’at (10/4/2020). “Hasil SWAP AL datang tadi dan dinyatakan positif,” ujar Cak Thoriq.

Dari kronoligis AL tertular corona, awalnya ikut pelatihan pada 9-18 Maret 2020. Kemudian masuk kerja pada 23 Maret, tetapi pulang dahulu karena mengalami sakit demam, batuk dan pilek dengan izin tidak masuk kerja.

Tanggal 25 Maret melakukan rawat inap di RSUD Pasirian. Karena tidak mengalami perubahan, tangal 26 Maret dirujuk ke RSUD dr. Haryoto Lumajang hingga tanggal 27 Maret dan memutuskan isolasi mandiri.

Dikarenakan kondisinya semakin lemah, kemudian pada tanggal 30 Maret mengikuti Rapid tes, masih negatif. Dikarenakan banyak peserta TKHI ada yang tertular covid-19, dilakukan test rapid ulang dan diketahui positif pada tanggal 6 April, meski kondisinya sehat.

Isolasi mandiri dilakukan dengan menunggu hasil SWAB dan pada tanggal 10 April diketahui positif lalu melakukan isolasi mandiri. “Meski kondisi membaik dan sehat, belum tentu juga aman. Ini bukti harus ada uji rapid berulang dan tes SWAB,” papar bupati. Untuk data Pemkab Lumajang terbaru, ada 240 ODP, 15 PDP dan 6 Positif. (har/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar