Pendidikan & Kesehatan

Diduga Potong Gaji Guru, Dewan Panggil Kepala SDN Kraton 2

Pemanggilan Kepala SDN Kraton 2 di Gedung DPRD Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Dugaan pemotongan gaji oleh Kepala SDN Kraton 2, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, terhadap guru sukwan menjadi perhatian legislatif setempat. Karena itu, komisi D DPRD Bangkalan memanggil kepala sekolah tersebut.

Anggota komisi D Subaidi mengatakan pemotongan gaji tidak boleh dilakukan dengan alasan apapun. Ia mengaku mendapat informasi dari salah satu mantan guru sukwan dari sekolah itu. “Pemotongan gaji diakui oleh salah satu mantan guru sukwan sekolah tersebut. Gaji hanya Rp 300 ribu, dipotong Rp 50 ribu setiap bulannya. Ini jelas tidak boleh,” ujarnya, Senin (21/12/2020).

Sementara itu, ketua komisi D Nur Hasan mengatakan pihaknya menyarankan adanya kenaikan gaji guru sukwan yakni sebesar Rp 600 ribu. Pihaknya akan melakukan evaluasi bulan depan. “Kami menyarankan ada kenaikan gaji dan akan kami kontrol bulan depan apakah gaji tersebut sudah diberikan atau tidak,” tambahnya.

Ia juga menyayangkan gaji sukwan di sekolah tersebut bervariasi tergantung pada masa jabatan. Selain itu, menurut keterangan kepala sekolah, pemotongan itu juga telah disepakati sebelumnya oleh sukwan.

“Tadi kepala sekolah menerangkan, gaji guru yang baru bergabung dengan sekolah tersebut antara Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu. Dan pemotongan juga telah melalui kesepakatan bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, kepala SDN Kraton 2, Samhul enggan memberikan komentar usai pemanggilan tersebut. Bahkan ia menghindari wartawan saat keluar dari ruang komisi D DPRD Bangkalan. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar