Pendidikan & Kesehatan

Hasil Tracing

Didominasi OTG, Kota Mojokerto Tambah 7 Pasien Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto kembali mencatat ada tambahan tujuh kasus baru terkait Covid-19. Sebanyak tujuh orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan hasil tracing yang didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG)

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, tujuh pasien tersebut dinyatakan positif dari hasil tes swab yang keluar pada 4 Juli 2020. “Ya ada tambahan tujuh kasus baru,” ungkapnya, Minggu (5/7/2020).

Penambahan tujuh pasien tersebut merupakan hasil dari tracing di lapangan yang dilakukan oleh petugas medis beberapa waktu lalu. Tujuh orang pasien dengan status OTG tersebut berasal dari dua kecamatan di Kota Mojokerto yakni Magersari dan Prajurit Kulon.

Ketujuh orang pasien tersebut yakni pasien positif 77 merupakan mahasiwa, jenis kelamin laki-laki, inisial DI, umur 23 asal Kecamatan Magersari. Pasien positif 78 yakni perempuan, inisiak NF, umur 40 tahun yang merupakan karyawan honorer asal Kecamatan Magersari.

Pasien positif 79 yakni seorang seorang laki-laki, inisial T, umur 69 tahun, wiraswasta asal Kecamatan Magersari. Pasien positif 80 yakni seorang laki-laki, inisial AM, usia 59 tahun, pedagang toko kelontong asal Kecamatan Prajurit Kulon. Pasien positif 81 yakni berjenis kelamin perempuan, inisial LD.

Umur pasien positif 81 yakni 24 yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kecamatan Magersari. Pasien positif 82 yakni bocah usia 2 tahun, berjenis kelamin laki-laki, inisial S asal Kecamatan Prajurit Kulon dan pasien positif adalah laki-laki, inisial AR, pedagang buah dengan umur 25 tahun asal Kecamatan Prajurit Kulon.

Virus Corona Covid-19

“Ketujuh pasien tersebut telah mendapatkan perawatan sesuai dengan standard operasional prosedur dari protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan untuk keluarga atau kerabat terdekat pasien terkonfirmasi, telah dilakukan tracing dan menjalani rapid tes dan tes swab,” jelasnya.

Tujuh pasien tersebut juga masih tetap didominasi dari OTG. Yakni pasien positif 79, 81 dan 82. Pasien positif 77 dan 80 merupakan Pasien Dalam Pemantauan (PDP), sedangkan pasien positif 78 dan 83 merupakan Orang Dengan Resiko (ODR). Mereka merupakan hasil tracing dari petugas medis di lapangan.

“Ada yang sebelumnya non reaktif, tapi saat dilanjutkan tes swab menunjukkan positif. Peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19, tak lepas dari peran masyarakat selama ini. Masih banyak dijumpai di lapangan masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan terlebih saat memasuki adaptasi tatanan kehidupan baru,” katanya.

Seperti tidak mengenakan masker saat keluar rumah dan tidak menerapkan pysical distancing. Padahal, aturan tersebut telah tertuang dalam Perwali Kota Mojokerto Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Mojokerto.

“Kami terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan turut berperan memerangi Covid-19. Mari bersama-sama bersinergi, untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan, kami percaya kita semua bisa melawan Covid-19 bersama-sama,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar