Pendidikan & Kesehatan

Di Tengah Sebaran Virus Corona, PMI Serukan Donor Darah Tetap Aman Dilakukan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro Herry Sudjarwo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan donor darah meski ditengah kejadian luar biasa (KLB) penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Selasa (24/3/2020).

Mengingat stok darah di UTD PMI Cabang Bojonegoro semakin menipis. Kemarin, jumlah stok darah sebanyak 627 kantong. Dengan rincian untuk golongan darah A sebanyak 224 kantong, golongan darah B sebanyak 239 kantong, golongan darah AB sebanyak 78 kantong dan golongan darah O sebanyak 86 kantong.

“Untuk relawan pendonor darah, kami mengimbau untuk tetap berdonor demi kemanusiaan,” ujar Herry Sudjarwo sesuai dengan imbauan yang disampaikan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla.

Seruan untuk melakukan donor darah juga dilakukan petugas PMI melalui media sosial, dengan cara membuat poster yang berisi tulisan-tulisan untuk berdonor. Seperti “Sempatkan Waktu Berdonor Darah di UDD PMI Bojonegoro”, “Transfusi Darah Bagi Pasien Gak Bisa Ditunda”, “Menunda Transfusi Malaikat Maut Menjemput”.

Humas UTD PMI Bojonegoro Veri Suryani sebelumnya mengatakan penurunan jumlah pendonor ini diduga akibat mewabahnya Corona Virus Disease (Covid-19). Pemkab Bojonegoro juga menerapkan pembatasan sosial untuk memutus sebaran Virus Corona.

Sebelumnya rata-rata jumlah pendonor darah sebanyak 500 perminggu, sejak adanya wabah virus corona ini hanya 200 pendonor. Minimnya pendonor ini sehingga stok darah sangat minim. Kebutuhan darah per minggu dari UTD PMI Cabang Bojonegoro rata-rata 500 hingga 550 kantong.

“Sementara jumlah pendonor saat ini mengalami penurunan. Sudah dua pekan ini pendonor sepi,” ujarnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar