Pendidikan & Kesehatan

Di Ponorogo, Tahun Ini Ditemukan 80 Pengidap HIV baru

Kepala Dinkes drg. Rahayu Kusdarini(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo giat melakukan tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) kepada masyarakat. Untuk mengajak kaum remaja mau dites, Dinas yang berkantor di gedung Terpadu jalan Basuki Rahmat tersebut dengan cara jemput bola.

Salah satunya dengan dibuka stan dadakan menyuguhkan musik. Di sela-sela konser mini itu ada konseling seputar HIV.

”Sistem jemput bola ini efektif, setelah ada konseling para remaja ini dengan suka rela mau dites,” kata Kepala Dinkes drg. Rahayu Kusdarini, Senin (2/12/2019).

Dengan melakukan tes HIV, nantinya mereka yang positif mengidap HIV bisa cepat langsung ditangani. Hingga awal bulan Desember ini, Dinkes Ponorogo menemukan ada 80 penderita HIV baru.

”Dari bulan Januari hingga awal Desember 2019 ini ditemukan ada 80 pengidap baru,” kata Irin sapaan akrab drg. Rahayu Kusdarini.

Dari jumlah tersebut, ada satu orang yang masih remaja terpapar virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu. Selain itu juga puluhan orang dari beragam latar belakang usia. Dan tidak semuanya adalah kelompok rentan HIV.

”Tidak seperti tahun lalu, kali ini tidak ada temuan bayi maupun anak-anak yang terpapar. Namun ada ibu rumah tangga yang positif karena tertular dari suaminya yang merupakan TKI,” katanya.

Meski ada temuan baru sebanyak 80, Irin menyebut jika jumlahnya lebih sedikit daripada temuan pada tahun lalu yang temuannya ada 100 lebih. Dia mengeklaim suksesnya program pencegahan yang dilakukan Dinkes. Yakni dengan rutin menggelar screning. Tes HIV berbeda dengan screening penyakit lain.

”Jadi kalau tes HIV itu ada konsultasi dulu, supaya kalau peserta tes ada yang positif, tidak syok,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar