Pendidikan & Kesehatan

Di Ponorogo Ada Ibu Melahirkan dalam Keadaan Positif Covid-19

Wakil Bupati Soedjarno. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Himbauan untuk taat protokol kesehatan tak henti-hentinya dilakukan satgas penanggulangan Covid-19 kepada masyarakat. Mulai dari menghimbau untuk menghindari kerumunan, selalu pakai masker dan rajin untuk selalu cuci tangan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah penularan virus covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, di Ponorogo malah tambahan kasusnya hampir setiap hari akhir-akhir ini,” kata Wakil Bupati Soedjarno, Sabtu (26/12/2020).

Soedjarno mengatakan jangan segan untuk menegur orang di sekitarnya, jika tidak disiplin terhadap protokol kesehatan. Dia mengajak semua untuk saling menjaga, peduli dan bekerjasama dan saling melindungi. Dengan harapan, bumi reyog terbebas dari Covid-19.

“Kasus baru masih terus bertambah, penularan masih terjadi. Saya berharap warga tetap di rumah selama liburan ini, guna mencegah penularan,” ungkap Jarno.

Dalam kesempatan tersebut, Soedjarno mengumumkan ada 50 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, setelah mereka menyelesaikan masa isolasinya. Selain pasien sembuh, Soedjarno juga menyebut ada 40 kasus konfirmasi baru.

“Jadi ada 50 orang sembuh, tetapi juga saya umumkan ada 40 orang yang merupakan pasien terkonfirmasi Covid-19 baru,” katanya.

Dari jumlah kasus konfirmasi baru tersebut, sebanyak 23 orang merupakam pasien suspek. Dan berdasarkan pemeriksaan PCR dinyatakan positif Covid-19. Ada 13 orang yang merupakan pasien dengan riwayat kontak erat kasus konfirmasi sebelumnya.

Kemudian ada 2 orang dengan hasil rapid tes reaktif, setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR, hasilnya positif. Sisanya, masing-masing satu orang pasien inpartu (melahirkan) dan satu pasien dengan swab tes mandiri, karena akan kembali ke pondok dan hasilnya positif.

“Dari 40 kasus baru tersebut, ada satu pasien inpartu (melahirkan) dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit dr. Soedhono Madiun,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar