Pendidikan & Kesehatan

Di Kota Mojokerto, 1.392 Orang Langgar Protokol Kesehatan

Satpol PP Kota Mojokerto memberikan sanksi kepada protokol kesehatan. [Foto: dok]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto mencatat, ada 1.392 pelanggar protokol kesehatan sejak tanggal 26 Agustus lalu. Dari 1.392 pelanggar protokol kesehatan, sebanyak 385 orang mendapatkan sanksi kerja sosial, sanksi di tempat 97 orang dan denda 910 orang.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, ribuan pelanggar protokol kesehatan di Kota Mojokerto mayoritas paling banyak ialah tidak mengenakan masker dan menjaga jarak aman. “Selama 46 hari, tercatat ada 1.392 pelanggar protokol kesehatan,” ungkapnya, Minggu (11/10/2020).

Masih kata Dodik, peningkatan jumlah pelanggar penegakan protokol kesehatan lantaran warga kurang disiplin dengan tidak peduli terhadap dirinya sendiri maupun orang lain di sekitar. Menurutnya, seharusnya warga mengenakan masker sebagai alat pelindung diri mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat keluar rumah.

“Dari jumlah tersebut ada beberapa sanksi yang diterima, kerja sosial 385 orang, sanksi di tempat 97 orang dan denda 910 orang. Untuk denda, baru diperlakukan bulan September lalu dengan total Rp17 juta dan ada 20 tempat usaha yang dikenakan sanksi denda sebesar Rp200 ribu sesuai Perwali Nomor 55 Tahun 2020,” katanya.

Mayoritas pelanggar protokol kesehatan didenda Rp25 ribu sesuai dengan Pergub Nomor 2 Tahun 2020. Sebanyak Rp17 juta uang denda protokol kesehatan, lanjut Dodik, masuk Kas Daerah yang dibayarkan pelanggar protokol kesehatan ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Mojokerto.

“Pelanggar protokol kesehatan paling banyak ditemui yakni di tempat umum seperti di warung kopi, cafe, jalan jalan protokol, Alun-Alun hingga pasar tradisional. Kami sudah menindak lebih dari 20 tempat usaha yang kedapatan melanggar protokol kesehatan dan sesuai Perwali Nomor 55 Tahun 2020 tempat usaha kita kenakan Rp200 ribu,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar