Pendidikan & Kesehatan

Di Jombang, 48 Orang ‘Dag Dig Dug’ Tunggu Hasil Tes Swab

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Jombang diprediksi terus bertambah. Hal itu karena masih banyaknya orang yang menunggu hasil swab. Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, terdapat 48 orang yang menunggu hasil swab tersebut.

“Ada 48 orang yang sedang menunggu hasil swab. Mereka berasal dari berbagai klaster. Ada klaster Samperna, klaster Temboro, klaster pasar Surabaya, dan lainnya,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno.

Tes swab adalah adalah pemeriksaan medis untuk memastikan diagnosis infeksi virus corona dalam tubuh seseorang. Pemeriksaan ini menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan. Sampel lendir yang diambil tersebut kemudian diperiksa menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

Budi menjelaskan, update terakhir atau Minggu (17/5/2020), jumlah positif corona di Jombang tembus 22 kasus. dimana dari 22 orang komulatif tersebut, 3 orang isolasi di RSUD Jombang, menunggu hasil Swab negatif kedua; kemudian 4 orang isolasi mandiri, 12 orang isolasi di rumah sakit lain, 2 pasien sembuh dan 1 pasien meninggal.

Para pasien tersebut berasal dari klaster berbeda. Di antaranya klaster Asrama Haji Sukolilo, klaster Samperna, klaster Temboro, klaster umrah, klaster bekasi, serta klaster Surabaya. Selain itu, penularan virus tersebut sudah fase transmisi lokal.

Semisal seorang wanita di Kecamatan Sumobito dinyatakan positif covid-19 karena tertular dari suaminya yang kesehariannya berjualan sayur di pasar Keputran Surabaya. Kemudian ada juga seorang warga asal Kecamatan Jombang yang tertular dari klaster asrama haji. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar