Pendidikan & Kesehatan

Dewan Pakar Alumni Unej Usul Penanganan Covid dari Desa

Siti Zuhro

Jember (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pakar Keluarga Alumni Universitas Jember Siti Zuhro menyarankan agar koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dengan daerah lebih diperkuat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini mengingatkan, dengan wilayah yang luas dan kondisi yang berbeda, maka tidak mungkin menyamaratakan kebijakan penanganan Covid-19 untuk semua daerah di Indonesia. Ini termasuk dalam mengaplikasikan kebijakan pendidikan.

“Harus ada evaluasi bersama antara pemerintah pusat dan daerah, setelah tiga bulan penanganan pandemi Covid-19. Saya usul agar penanganan pandemi Covid-19 bermula dari desa dan kelurahan dengan memperhatikan kondisi masing-masing wilayah,” kata Zuhro, sebagaimana dilansir Humas dan Protokoler Unej di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo Achmad Djunaidi membenarkan adanya kendala pembelajaran dalam jaringan (daring) internet di lapangan. Kondisi topografi Situbondo, membuat tak semua wilayah terjangkau listrik, apalagi sinyal internet.

“Kedua, belum semua guru melek teknologi informasi. Ketiga kondisi wali murid yang latar belakangnya berbeda-beda, baik dari sisi ekonomi maupun pendidikan. Oleh karena itu perlu intervensi pemerintah menghadapi kendala di daerah,” katanya. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar