Pendidikan & Kesehatan

Desa di Kabupaten Mojokerto Wakili Lomba Kampung KB

: Tim Penilai Provinsi yang dipimpin Maria Ernawati dengan disambut Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi dan Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Desa Sumberkarang Kecamatan Dlanggu, terpilih mewakili Kabupaten Mojokerto dalam Lomba Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Penilaiannya dilakukan Tim Penilai Provinsi pada, Kamis (3/10/2019).

Tim Penilai Provinsi yang dipimpin Maria Ernawati dengan disambut Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi dan Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. Dari total 1.424 Kampung KB di Jawa Timur yang mengikuti lomba, Kabupaten Mojokerto sendiri masuk dalam tujuh Daerah Nominasi.

Diantaranya Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Ponorogo. “Tujuan Kampung KB adalah untuk menyejahterakan masyarakatnya. Sebab Kampung KB, paling tidak harus mampu memenuhi tiga standar penilaian,” ungkap, Tim Penilai Provinsi, Maria Ernawati.

Yakni tingkat derajat kesehatan, pendidikan dan pendapatan perkapitanya. Erna juga sedikit bercerita tentang awal mula diadakannya Kampung KB. Tepatnya saat moment blusukan Presiden Jokowi yang awalnya menyasar Kampung KB hanya di dusun atau RW. Namun, pada tahun 2017 lingkupnya diperluas lagi hingga tingkat desa.

Wabup Mojokerto, Pungkasiadi juga mengaspresiasi Desa Sumberkarang yang dinilai telah layak mewakili Kabupaten Mojokerto pada lomba Kampung KB 2019. Bukan tanpa alasan, Desa Sumberkarang Kecamatan Dlanggu mampu menunjukkan eksistensi dalam menyejahterakan masyarakatnya.

Di bidang kesehatan misalnya. Peserta KB aktif Desa Sumberkarang jumlahnya naik dari 478 peserta di tahun 2018, menjadi 631 di tahun 2019. Terbinanya Pusmupar dan Pospartum, semua Ibu hamil dan menyusui terlayani kesehatan KB, semua keluarga dengan anak usia 0-6 tahun terlayani BKB.

Semua anak usia 0-18 tahun mendapatkan akta kelahiran, meningkatnya partisipasi keluarga PRA-S dan KS 1 dalam kelompok UPPKS, kelompok usila/lansia terlayani BKL/Posbindu, dan beberapa lainnya. Juga ada beberapa inovasi pendukung lain.

Seperti KIA mobile, Warung Posyandu, Panggung Boneka, kelas ibu hamil, layanan spa bayi, Pos Bindu Plus, cooking class, kebun sayur balita, dan kolam renang balita sehat. Semua program tersebut, tak lepas dari peran dan komitmen Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto.

“Kampung KB Sejahtera Desa Sumberkarang, layak menjadi percontohan bagi desa lain di Kabupaten Mojokerto. Saya bangga Kampung KB Sumberkarang dapat mewakili Kabupaten Mojokerto di lomba Kampung KB 2019 tingkat Provinsi Jawa Timur. Saya juga berharap semua puskesmas di Kabupaten Mojokerto bisa melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat,” katanya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar