Pendidikan & Kesehatan

Demokrat: Dengan Segala Hormat, Penanganan Covid di Jember Masih Parsial

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember Agusta Jaka Purwana.

Jember (beritajatim.com) – Partai Demokrat menilai penanganan Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, masih belum maksimal, terintegrasi, dan terkolaborasi. Pemerintah daerah diminta tak sekadar bagi-bagi sembako.

“Dengan segala hormat dan yang sudah bekerja maksimal, tapi kami melihat penataannya masih sendiri-sendiri, masih parsial, tidak utuh sinergis. Sebenarnya kalau mau penguatan, dari kepala desa. Dari desa dulu dikuatkan,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember Agusta Jaka Purwana.

Menurut Agusta, langkah penanganan Covid-19 harus dimulai dari lingkungan terkecil dulu. “Jadi lingkungan terkecil dikuatkan, bukan hanya sekadar bagi-bagi beras dan vitamin. Yang jelas penguatan di desa dulu, ketika sudah banyak desa tangguh. Dan bupati yang bisa menginstruksikan,” katanya.

Pemerintah desa pula yang punya tanggung jawab untuk mendata awal warga yang berhak menerima bantuan, salah satunya warga yang tengah melakukan ¬†isolasi mandiri. “Data awal dari desa. Data harus dari bawah agar tidak terjadi kesalahan,” kata Agusta.

Selain itu Demokrat mendesak agar tenaga kesehatan lebih diperhatikan. “Karena banyak tenaga kesehatan bukan hanya belum mendapatkan insentif, tapi meninggal. Sebenarnya banyak yang mau mendaftar jadi relawan, dari lulusan perawat banyak yang direkrut. Tapi ketika dijadikan relawan untuk Covid, mereka tidak mau, karena banyak kejadian perawat yang meninggal,” kata Agusta.

Agusta mendukung perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun dia meminta agar pemerintah juga memperhitungkan konsekuensinya, yakni banyak bisnis usaha mikro kecil menengah yang tidak berjalan.

Agusta menyarankan agar ada call center. Namun ia meminta agar petugas call center berjaga 24 jam. “Call center berfungsi kalau ada orang (yang menjaga). Saya lebih setuju aplikasi khusus,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar