Pendidikan & Kesehatan

Dari Atas Kursi Roda, Ulama Ini Ingatkan Soal Hikmah Ramadan

KH Musshodiq Fikri, pengasuh Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin (kanan). [foto: Humas Unej]

Jember (beritajatim.com) – KH Musshodiq Fikri, pengasuh Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan kembali soal hikmah puasa Ramadan. Tak banyak yang memahami hikmah ini.

“Hikmah itu bisa diartikan ilmu atau kebijakan yang membawa manfaat, dan hikmah itu dari Allah Swt,” kata Fikri yang berceramah di atas kursi rodanya, di Masjid Al Hikmah, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember, Jumat (16/4/2021).

Menurut Fikri, orang yang sudah tahu dan mendapatkan hikmah, akan mampu membangun kehidupan yang baik. “Jika diberi amanah jabatan, maka jabatannya akan baik. Jika punya harta, maka hartanya untuk kebaikan dan seterusnya,” katanya.

Apakah hikmah Ramadan? “Hikmahnya: bulan puasa menjadi tarbiyah atau pendidikan bagi kita semua untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik,” kata Fikri.

Fikri mengatakan, Allah Swt memberikan kesempatan sebulan penuh kepada hamba-Nya untuk mendekatkan diri. “Puasa itu untuk Allah Swt, maka tak heran pahalanya dibuat berlipat ganda. Jadi mumpung kesempatan emas ini hadir, maka mari kita manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar