Pendidikan & Kesehatan

Dampak Covid-29, Jumlah Pengunjung di Sunrise Mall Turun 33 Persen

Tim cleaning Sunrise Mall memberikan hand railing. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 443.33/2857/417.302/2020 untuk memberlakukan penutupan area publik di Kota Mojokerto terkait penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Mojokerto. Hal ini berdampak pada penurunan jumlah pengunjung di Sunrise Mall.

Chief Marketing Sunrise Mall, Andyanto Vino mengatakan, sampai saat ini Covid-19 sangat berdampak apalagi dari sisi jumlah kunjungan. “Traffic kami jauh menurun hampir sekitar 33 persen. Dari mulai Sabtu banyak tenant yang mengeluh dan berdampak. Secara otomatis, revenue mereka turun sangat drastis,” ungkapnya, Kamis (19/3/2020).

Masih kata Vino, bahkan dampak tersebut dikeluhkan se-kelas Matahari dan CGV. Ditambah saat ini, Pemkot Mojokerto menerbitkan Surat Edaran terkait penutupan area publik termasuk bioskop. Penyebaran Covid-19 dinilai cukup berdampak luar biasa terhadap mall satu-satunya di Kota Mojokerto tersebut.

“Langka preventif kami ada 10 poin, kesimpulannya adalah kami coba perketat beberapa area masuk. Sebelumnya ada 5 pintu masuk, sekarang ada 3 dan hand sanitizer dan thermo scanner juga kami sediakan. Di bagian dalam, tim cleaning secara periodik membersihkan hand railing, ruangan di lift pengunjung dan beberapa di sekitar handle ekskalator,” katanya.

Tim cleaning memberikan hand railing secara periodik yakni sehari 3 sampai 4 kali. Ke depan, lanjut Vino, pihaknya berencana menyemprotkan cairan disinfektan agar pengunjung di Sunrise Mall merasa nyaman dan tenang. Saat ini, masih dikaji mengenai perubahan jam buka mall yang di hari normal buka mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. “Yakni buka mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Kami berharap, wabah ini bisa segera berakhir dan tetap jangan panik tapi tetap waspada,” pungkasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar