Pendidikan & Kesehatan

Dampak Corona, Ribuan Santri di Jombang Dipulangkan

Jombang (beritajatim.com) – Ribuan santri di Jombang terpaksa harus kembali ke kampung halaman. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Mengingat, jumlah orang yang terinfeksi corona di Jatim terus bertambah.

Dua pesantren besar yang mulai memulangkan ribuan santrinya adalah pondok Tebuireng di Kecamatan Diwek dan PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang. “Pemulangan berlangsung sejak Rabu (25/3) kemarin. Keputusan pengasuh beserta pimpinan pondok, memulangkan ribuan santri ke rumahnya masing-masing,” kata pengurus pondok Tebuireng Jombang Lukman Hakim, Kamis (26/3/2020).

Lukman menjelaskan, pemulangan sekitar 4000 santri itu dilakukan secara bertahap selama empat hari. Bagi santri yang kediamannya di daerah Jatim, dipulangkan pada Rabu-Kamis (25-26 Maret 2020). Namu demikian, para santri harus dijemput orang tuanya. Mereka dilarang menggunakan angkutan umum.

Sedangkan santri dari luar Jatim, dipulangkan pada Jumat (27/3/2020) dan Sabtu (28/3/2020). Nah, yang berasal dari Jateng dan Jabar, pihak pondok sudah menyiapkan 10 unit bus pengantar. “Ini agar mereka tidak bersentuhan dengan orang lain. Karena kalau naik angkutan umum lebih rentan,” sambung Lukman.

Lukman kembali menegaskan bahwa pemulangan tersebut sebagai langkah mencegah penyebaran corona. Hal itu mengingat kasus virus ini di Jatim semakin bertambah. “Sebelumnya, kami juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pondok. Para santri juga diberi tambahan asupan gizi,” ungkapnya.

Kapan para santri kembali ke pondok? Lukman belum berani memastikan. Pasalnya, pemulangan tersebut hingga batas waktu yang tidak ditentukan. “Kami tetap memberikan tugas secara online kepada santri. Kami juga berharap masing-masing orang tua senantiasa mengawasi putra-putrinya ketika di rumah,” katanya berpesan.

Selain Ponpes Tebuireng, hal serupa juga dilakukan PPBU Tambakberas. Dalam surat keputusan yang ditandatangani Ketua Umum Pengurus Yayasan Ponpes Barul Ulum, KH M Wafiyul Ahdi, santri dipulangkan secara bertahap mulai Jumat – Minggu (27 – 29 Maret 2020).

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa santri PPBU kembali masuk pada 2 Juni 2020. Nah, selama berada di rumah, wali santri diharap memantau putra-putrinya untuk melakukan kegiatan yang positif di antaranya, belajar, puasa, mengaji, tadarrus Alquran.

Kemudian tidak keluar rumah, menjaga pola hidup sehat, serta mengikuti serta melaksanakan petunjuk-petunjuk kesehatan tentang antisipasi penyebaran Covid-19. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar