Pendidikan & Kesehatan

Covid-19 Renggut Satu Perawat dari Ponorogo

Puskesmas Bungkal ditutup, setelah satu perawatnya dinyatakan meninggal karena Covid-19. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah beberapa waktu lalu, ada 2 dokter dan 1 bidan yang meninggal karena Covid-19 di Ponorogo. Kali ini, ada satu lagi garda terdepan Covid-19 di bumi reyog yang gugur. Dia adalah Agus Mujiono, perawat yang bertugas di Puskesmas Bungkal juga disebabkan oleh virus yang berasal dari Wuhan China tersebut.

“Anggota kami, Pak Agus dari Puskesmas Bungkal dilaporkan sekitar pukul 02.00 dini hari tadi meninggal di salah satu rumah sakit rujukan di Ponorogo,” kata Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ponorogo Edi Kusnanto, Jumat (8/1/2020).

Almarhum, kata Edi dimakamkan sekitar pukul 08.00 WIB sesuai protokol kesehatan. Pak Agus yang berusia 55 tahun itu, sebelumnya ada gejala keluhan batuk dan pilek. Sudah seminggu terakhir, yang bersangkutan menjalani perawatan di rumah sakit. Selama ini, almarhum pernah memiliki riwayat sakit hipertensi dan kencing manis. “Selain terkena Covid-19, beliau mempunyai riwayat sakit hipertensi dan kencing manis,” kata Edi.

Pihak keluarga, kata Edi yang merupakan kontak erat almarhum sudah dilakukan swab . Hasilnya negatif, Dia berharap swab yang kedua juga demikian. Soalnya keluarga selama ini tidak ada gejala dan dalam keadaan sehat. Terkait terpapar dari mana, Edi belum bisa memastikan. Sebab, nakes kan selalu berhubungan dengan pasien. Apalagi pasien yang OTG ini sudah menyebar dari transmisi loka. Sehingga mau tidak mau nakes sekarang rawan bersinggungan dengan masyarakat yang statusnya OTG. “Untuk nakes yang meninggal karena Covid-19, yang perawat ya satu ini. Mudah-mudahan ini satu dan yang terakhir,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk