Pendidikan & Kesehatan

Covid-19 Berkepanjangan, 100 Peserta BPJS Kesehatan Gresik Ajukan Turun Kelas

Gresik (beritajatim.com) – Imbas pandemi Covid-19 yang terus berkepanjangan, 100 peserta BPJS Kesehatan Gresik mengajukan turun kelas. Pengajuan itu dilakukan karena mereka kesulitan membayar klaim bulanan akibat dampak ekonomi.

Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Gresik, Dani Setiawan mengatakan, sebelum ada pandemi Covid-19 ada 200 hingga 300 peserta yang dilayani. Namun, saat ada pandemi penurunan turun kelas sangat drastis.

“Dari 100 peserta yang turun kelas sebagian besar dari peserta mandiri,” katanya, Kamis (16/07/2020).

Selama pandemi dan di masa transisi Covid-19, BPJS Kesehatan Gresik melakukan perubahan pelayanan. Langkah ini diambil guna menghindari kerumunan massa karena dikuatirkan bisa menularkan virus.

“Ada dua pelayanan yang kami lakukan secara tidak langsung. Pertama, pelayanan langsung dan pelayanan terbatas,” ujar Dani.

Kedua pelayanan itu lanjut dia, antara lain pelayanan langsung. Yakni, melayani administrasi, penambahan kepesertaan, perubahan kepesertaan, update data identitas dan perbaikan data ganda.

Sementara pelayanan terbatas, kata dia, di antaranya pelayanan yang membutuhkan kesehatan segera. Maksudnya, peserta BPJS yang membutuhkan pelayanan kesehatan, atau urgent harus segera ditangani.

Dani menambahkan, selama enam tahun berjalan, institusinya telah mengeluarkan pembiayaan manfaat pelayanan kesehatan sebesar Rp 1,1 miliar.

“Jumlah itu, untuk mengcover seluruh biaya pelayanan kesehatan,” imbuhnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar