Pendidikan & Kesehatan

Cegah Kasus Covid-19 Membeludak Pemkot Kediri Gencarkan Tracing dan Testing

Kediri (beritajatim.com) – Trend peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Kediri masih tinggi, beberapa kasus terjadi melalui transmisi lokal dan kegiatan komunitas. Seperti yang ditemukan pada salah kelurahan di Kota Kediri. Kali ini warga yang terpapar Covid-19 ditemukan pada jamaah salah satu mushola.

“Awalnya imam mushola dan keluarga terindikasi positif. Dari kasus tersebut, kemudian ditindaklanjuti pihak puskesmas. Ditemukan 4 orang positif dari 13 orang yang melakukan swab antigen oleh Puskesmas” Jelas Purwanti selaku Petugas tracing Puskesmas Wilayah Ngletih, Senin (2/8/2021)

Mengingat tidak ada gejala pada keempat orang tersebut, maka diminta untuk melakukan Isolasi mandiri di rumah dengan pantauan kesehatan dari Puskesmas.

“Kami sudah menghimbau kepada warga agar taat prokes dan mau ditracing. Selain itu jangan termakan hoax sehingga bisa saling menjaga satu sama lain. Banyak warga yang tidak mau ditracing karena termakan hoax dan merasa takut ”, ujar Widiantoro, Camat Pesantren Kota Kediri.

Ia menambahkan, warga yang isoman tidak perlu takut dan khawatir, karena Pemkot Kediri melalui Dinas Sosial dan Si Jamal akan membantu kebutuhan warga isoman.

Sebelumnya, sudah ada salah satu lingkungan di Kecamatan Mojoroto yang selesai micro lockdown. Pemkot Kediri hadir memberi bantuan sosial dan pemantauan kesehatan selama masa isolasi mandiri warga lingkungan tersebut.

“Selain bantuan dari Dinsos, warga kami banyak dibantu oleh Si Jamal dan donasi dari komunitas. Merekapun dipantau kesehatannya oleh puskesmas” ungkap Camat Mojoroto, Bambang Tri Lasmono.

Menurut Assisten Adm. Umum Pemkot Kediri, Chevy Ning Sujudi, berdasarkan Data Asesmen Kementrian Kesehatan per tanggal 31 Juli 2021, Tracing di Kota Kediri menempati peringkat pertama di Jawa Timur dengan rasio 6,09. Statusnya naik dari terbatas menjadi sedang.

“Bapak Walikota Kediri memerintahkan untuk gencarkan tracing dan testing agar diketahui sebaran kasus konfirmasi positif, sehingga bisa disusun strategi penanganannya”, pungkas Chevy. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar