Pendidikan & Kesehatan

Cegah Covid-19, Pemkot Malang Tutup Tempat Rekreasi dan Hiburan Malam

Pemkot Malang melakukan koordinasi dengan pelaku usaha di Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang membuat sejumlah kebijakan untuk mengantisipasi wabah virus corona Covid-19. Kebijakan yang sudah berjalan sekolah diliburkan selama 14 hari, terbaru adalah tempat hiburan malam, kafe, dan tempat pariwisata dilarang buka.

“Cafe, hiburan malam serta tempat-tempat rekreasi juga akan kita tutup dalam kurun waktu 14 hari mendatang. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi pergerakan massa atau potensi berkumpulnya warga demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin, (16/3/2020).

Sutiaji mengungkapkan, selain tempat hiburan, kafe dan tempat wisata. Seluruh area yang berpotensi melakukan kerumunan massa juga diimbau tutup. Bahkan kegiatan semacam pengajian, hingga kegiatan pemerintahan yang mendatangkan massa lebih dari 30 orang diimbau ditunda terlebih dahulu sampai 14 hari mendatang.

“Kegiatan yang melebihi 30 orang kita hentikan semuanya baik itu kegiatan institusional (pemerintahan) kami dan di masyarakat. Kalau lebih dari 30 disarankan ditunda, bukan tidak boleh tapi ditunda,” papar Sutiaji.

Selain itu, Pemkot Malang juga telah membentuk Satgas Covid-19 di Kota Malang. Satgas Covid-19 akan bertugas memberikan edukasi hingga memantau kondisi masyarakat terkait penyebaran wabah virus corona. Pemkot Malang juga akan melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfentan disejumlah area publik.

“Kami sudah bentuk tim satuan tugas. Kami juga akan melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa ruang publik. Termasuk di gedung-gedung instansi pemerintahan,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar